Berita
Antisipasi Kerusuhan Meluas, Jam Malam Diterapkan dari LA sampai New York
Pemerintah Amerika Serikat (AS) memperpanjang aturan jam malam untuk 25 kota di 16 negara bagian. Aturan jam malam diberlakukan sebagai langkah antisipasi meluasnya kerusuhan di tengah aksi protes atas kematian George Floyd, eorang warga berkulit hitam berdarah Afrika-Amerika oleh seorang polisi di Minneapolis, Minnesota, AS. Kebijakan jam malam berlangsung di California, Beverly Hills, Los Angeles, […]
Pemerintah Amerika Serikat (AS) memperpanjang aturan jam malam untuk 25 kota di 16 negara bagian.
Aturan jam malam diberlakukan sebagai langkah antisipasi meluasnya kerusuhan di tengah aksi protes atas kematian George Floyd, eorang warga berkulit hitam berdarah Afrika-Amerika oleh seorang polisi di Minneapolis, Minnesota, AS.
Kebijakan jam malam berlangsung di California, Beverly Hills, Los Angeles, Colorado, Denver, Florida, dan Miami.
City, Washington, Seattle, Wisconsin, dan Milwaukee.
Wali Kota Los Angeles, Eric Garcetti mengatakan kebijakan jam malam mulanya diberlakukan di pusat kota. Namun pemerintah setempat akhirnya memperluas ke seluruh bagian kota.
Pemerintah Los Angeles mewajibkan masyarakat untuk berada di dalam rumah, setidaknya mulai pukul 20.00 hingga 05.30 waktu setempat. Kebijakan ini mulai berlaku pada hari ini, Minggu (31/5).
“Jam malam ini tersedia untuk melindungi keselamatan mereka dan keselamatan semua orang yang tinggal dan bekerja di kota kami,” ungkap Garcetti dalam sebuah pernyataan dikutip dari CNN.
Selain itu, pemerintah setempat juga akan mengerahkan seluruh petugas keamanan untuk memastikan perlindungan kepada masyarakat di tengah kerusuhan atas aksi protes. Bahkan, pasukan Garda Nasional California ikut turunkan.
Kendati memberlakukan kebijakan jam malam, Garcetti memastikan pemerintah tetap memberi hak kepada masyarakat untuk melakukan aksi solidaritas antirasisme.
“Saya akan selalu melindungi hak masyarakat Los Angeles untuk membuat suara mereka didengar dan kami dapat memimpin gerakan melawan rasisme tanpa takut akan kekerasan atau vandalisme,” ujarnya.
“Sebagian besar orang turun ke jalan melakukannya dengan damai, kuat, dan dengan hormat untuk alasan sakral yang mereka perjuangkan,” sambungnya.
Senada, Wali Kota Philadelphia Jim Kenney juga telah menandatangani perintah eksekutif untuk memperpanjang kebijakan jam malam.
Rencananya, kebijakan jam malam akan dilangsungkan di seluruh bagian kota mulai malam ini sampai Senin (1/6) pagi.
Jam malam diberlakukan mulai 20.00 sampai 06.00 waktu setempat.
“Orang dapat meninggalkan rumah mereka hanya untuk pergi bekerja di bisnis penting atau untuk mencari perhatian medis atau bantuan polisi,” kata Kenney.
-
POLITIK28/01/2026 11:00 WIBDPP Prima: Ambang Batas 0 Persen Wujud Nyata Demokrasi Pancasila
-
EKBIS28/01/2026 09:30 WIBIHSG Jatuh 6,8% Setelah MSCI Bekukan Kenaikan Bobot Saham Indonesia
-
OTOTEK28/01/2026 10:57 WIBBengkel AC Mobil Tangerang Jadi Rujukan Service AC Mobil Innova di Tangerang, Ahli Tangani Sistem Double Blower
-
EKBIS28/01/2026 08:30 WIBHarga Pertamax Turun Hari Ini 28 Januari 2026 Ini Daftar Lengkapnya
-
NASIONAL28/01/2026 14:00 WIBPNS Wajib Tahu, KPK Terbitkan Perkom No 1 Tahun 2026 Tentang Perubahan Nilai Gratifikasi
-
DUNIA28/01/2026 08:00 WIBAS dan Israel Sepakati Serangan “Cepat dan Tegas” ke Iran
-
POLITIK28/01/2026 09:00 WIBSugiono: Reshuffle Kabinet Hak Prerogatif Presiden Prabowo
-
EKBIS28/01/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Menggila! Naik Rp52.000 Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

















