Berita
Kampanyekan Protokol Kesehatan, Pasar Jaya Sewa Jasa Konsultan
AKTUALITAS.ID – Sejumlah pasar di DKI Jakarta terpaksa ditutup setelah ditemukan adanya pedagang positif terpapar virus Corona. Dalam rangka mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di pasar, Perumda Pasar Jaya membuat protokol kesehatan Covid-19. “Kita membuat protokol kesehatan, standar saja,” kata Direktur Keuangan dan Administrasi, PD Pasar Jaya, Ratih Mayasari dalam Talk Show Info Corona bertajuk ‘Pasar […]
AKTUALITAS.ID – Sejumlah pasar di DKI Jakarta terpaksa ditutup setelah ditemukan adanya pedagang positif terpapar virus Corona. Dalam rangka mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di pasar, Perumda Pasar Jaya membuat protokol kesehatan Covid-19.
“Kita membuat protokol kesehatan, standar saja,” kata Direktur Keuangan dan Administrasi, PD Pasar Jaya, Ratih Mayasari dalam Talk Show Info Corona bertajuk ‘Pasar Lama, Kebiasaan Baru’, di Graha BNPB, Jakarta Timur, Kamis (2/7/2020).
Dia menjelaskan, sebelum masuk pasar pedagang dan pengunjung pasar wajib mencuci tangan. Semua warga pasar dan pengunjung juga wajib menggunakan masker.
Sebelum masuk pasar, dilakukan pengecekan suhu tubuh. Jika suhu tubuh 38 derajat celcius dilarang masuk pasar.
Masuk melalui pintu masuk yang telah diberi tanda. Selama berjalan di dalam pasar harus mengikuti tanda yang telah dibuat pengelola pasar. Tak lupa menjaga jarak aman minimal 1 meter.
Lalu kebutuhan untuk metode pembayaran disarankan menggunakan transaksi digital. Setelah melakukan transaksi disarankan untuk langsung mencuci tangan di tempat yang telah disediakan.
“Kami juga menyediakan wastafel di titik-titik tertentu,” kata Ratih.
Terakhir, keluar pasar melalui pintu yang berbeda dengan pintu masuk. Mengikuti alur pada tanda yang ada di dalam pasar.
Berbagai protokol kesehatan ini dikampanyekan dalam berbagai media. Bahkan secara khusus pihaknya menyewa jasa konsultan komunikasi untuk mensosialisasikan kebijakan baru ini.
“Kami kampanye di pasar-pasar dan kerjasama dengan konsultan komunikasi,” kata Ratih.
Alasannya, warga pasar dan pengunjung pasar berasal dari multi segmen. Sehingga diperlukan pendekatan khusus agar kampanye kebiasaan baru di pasar lama ini bisa segera diterapkan.
“Pasar kan multi segmen, enggak semua low, ada yang midle juga belanja ke pasar, untuk sampaikan pesan kaya gitu kita kerja sama dengan konsultan komunikasi,” kata dia mengakhiri.
-
RIAU11/04/2026 16:30 WIBRatusan Warga Geruduk Sebuah Rumah yang Diduga Jadi Sarang Narkoba
-
JABODETABEK11/04/2026 21:30 WIBPerkuat Persatuan dan Teguhkan Identitas Jakarta di Lebaran Betawi
-
NASIONAL11/04/2026 23:00 WIBKPK Amankan Politisi PDIP yang Juga Adik Bupati Tulungagung
-
PAPUA TENGAH11/04/2026 22:00 WIBManajemen Freeport dan Serikat Pekerja Tandatangani PKB ke-24 Periode 2026-2028
-
DUNIA11/04/2026 20:30 WIBUni Eropa Didesak Tangguhkan Perjanjian Asosiasi Dengan Israel
-
PAPUA TENGAH11/04/2026 16:00 WIBBiasakan Hidup Bersih, Warga Diajak Gotong Royong Bersihkan Halaman Gereja
-
NASIONAL11/04/2026 18:00 WIBPanglima TNI Dampingi Presiden RI Saksikan Penyerahan Denda Administratif dan Penyelamatan Keuangan Negara Tahap VI
-
DUNIA12/04/2026 12:00 WIBIsrael Disebut Akan Ganggu Gencatan Senjata Iran dan AS

















