Berita
Usai Ledakan di Beirut, PM Lebanon Mengundurkan Diri
Perdana Menteri Lebanon, Hassan Diab mengumumkan pengunduran diri dari pemerintahan pada Senin tengah malam waktu setempat. Keputusan Diab tersebut terjadi di tengah protes rakyat yang menuntut pertanggungjawaban atas ledakan di pelabuhan Beirut. “Hari ini kami mengikuti keinginan masyarakat dalam tuntutan mereka untuk meminta pertanggungjawaban mereka yang bertanggung jawab atas bencana,” kata Diab dalam pidatonya yang […]
Perdana Menteri Lebanon, Hassan Diab mengumumkan pengunduran diri dari pemerintahan pada Senin tengah malam waktu setempat. Keputusan Diab tersebut terjadi di tengah protes rakyat yang menuntut pertanggungjawaban atas ledakan di pelabuhan Beirut.
“Hari ini kami mengikuti keinginan masyarakat dalam tuntutan mereka untuk meminta pertanggungjawaban mereka yang bertanggung jawab atas bencana,” kata Diab dalam pidatonya yang disiarkan televisi seperti dilansir AFP, Senin (10/8/2020).
“Inilah mengapa hari ini saya mengumumkan pengunduran diri pemerintah,” sambungnya.
Diab mengatakan ledakan bahan eksplosif tinggi di gudang di pelabuhan Beirut yang tersimpan selama tujuh tahun terakhir adalah “hasil korupsi’ pemerintah yang memerintah Lebanon selama 30 tahun lebih.
Kabinet telah berada di bawah tekanan untuk mundur karena ledakan pada 4 Agustus lalu. Menurut Kementerian Kesehatan, setidaknya 160 orang tewas dalam ledakan di Lebanon, 6.000 orang terluka dan 20 orang lainnya hilang.
Enam hari setelah ledakan dahsyat yang menyebabkan kehancuran di sebagian besar ibu kota dan dirasakan hingga pulau Siprus, penduduk dan sukarelawan masih membersihkan puing-ouing sisa ledakan.
-
FOTO18/04/2026 19:07 WIBFOTO: Klarifikasi JK Terkait Ceramahnya di UGM
-
EKBIS18/04/2026 15:30 WIBMinyak Dunia Terjun Bebas Usai Kabar Hormuz
-
PAPUA TENGAH18/04/2026 17:30 WIBPolisi Ungkap Jejak Pembunuhan Berencana di Kwamki Narama
-
RAGAM18/04/2026 18:00 WIBBuah Pare Bantu Kontrol Kadar Gula Penderita Diabetes
-
EKBIS18/04/2026 16:30 WIBKonawe Selatan Diminta Berkontribusi Jadi Motor Pangan-Energi Nasional
-
RAGAM18/04/2026 14:30 WIBAwas! Populasi Jakarta Bakal Tembus 50 Juta di 2050
-
OLAHRAGA18/04/2026 17:00 WIBNama Besar Indonesia Tak Lagi Cukup di Piala Thomas dan Uber 2026
-
POLITIK18/04/2026 14:00 WIBJimly Ungkap Ancaman Serius di Balik Pemilu RI