Connect with us

Berita

Menkopolhukam Nilai Pelaksanaan Pilkada Serentak Berlangsung Sukses

AKTUALITAS.ID – Menkopolhukam Mahfud MD menilai pelaksanaan Pilkada serentak 2020 yang digelar di berbagai daerah di Indonesia berlangsung sukses. Salah satu indikator kesuksesan adalah meningkatnya jumlah pemilih di Pilkada 2020. Mahfud menerangkan bahwa di Pilkada 2015 angka partisipasi pemilih sebesar 69,02 persen. Sementara di Pilkada 2020 angka partisipasi pemilih naik menjadi 75 persen lebih. Mahfud […]

Aktualitas.id -

AKTUALITAS.ID – Menkopolhukam Mahfud MD menilai pelaksanaan Pilkada serentak 2020 yang digelar di berbagai daerah di Indonesia berlangsung sukses. Salah satu indikator kesuksesan adalah meningkatnya jumlah pemilih di Pilkada 2020.

Mahfud menerangkan bahwa di Pilkada 2015 angka partisipasi pemilih sebesar 69,02 persen. Sementara di Pilkada 2020 angka partisipasi pemilih naik menjadi 75 persen lebih.

Mahfud menuturkan bahwa angka partisipasi Pilkada 2020 bahkan di atas angka partisipasi Pemilu di Amerika Serikat. Dimana angka partipasi tertinggi di Amerika Serikat terjadi pada 2016 yang lalu dengan 69 persen partisipasi pemilih.

“Alhamdulillah menurut partisipasi, kita Pilkada Serentak 2015 itu adalah 69,02 persen. Sekarang naik menjadi 75,83 persen. Jauh lebih tinggi dari Pemilu tertinggi di AS 69 persen pada tahun 2016. Kita sekarang melampaui. Alhamdulillah,” ujar Mahfud di Yogyakarta, Senin (14/12/2020).

Mahfud menuturkan pihaknya mengapresiasi semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan Pilkada serentak 2020. Termasuk pula kesejumlah pihak yang terus mengingatkan agar Pilkada 2020 diselenggarakan dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Mahfud menambahkan saat ini tahapan dari Pilkada 2020 masih berlangsung. Mahfud pun mempersilakan apabila ada pihak-pihak yang tak puas dan akan menggugat ke MK.

“Tahapan masih akan berlangsung, saya atau kami tadi bersepakat supaya KPU, Bawaslu, Forkompimda terus bekerja. Agar tetap tertib sampai penghitungan selesai. Kalau bisa sampai kalau perlu nanti kalau ada yang mau ke MK, dipersilakan,” ungkap Mahfud.

TRENDING

Exit mobile version