Berita
Megawati: Penanganan Bencana di Daerah Masih Sangat Lambat
AKTUALITAS.ID – Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri menuturkan, penanganan bencana di daerah masih sangat lambat. Hal ini disampaikan dalam Rakorbangnas BMKG yang digelar secara daring, Kamis (29/7/2021). Namun, Megawati tidak menyebutkan daerah mana saja yang dimaksud. “Jadi bagi daerah, saya sangat melihat sampai saat ini, mohon maaf daerah sangat lambat sekali,” ujar Megawati. Megawati menjelaskan, […]
AKTUALITAS.ID – Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri menuturkan, penanganan bencana di daerah masih sangat lambat. Hal ini disampaikan dalam Rakorbangnas BMKG yang digelar secara daring, Kamis (29/7/2021). Namun, Megawati tidak menyebutkan daerah mana saja yang dimaksud.
“Jadi bagi daerah, saya sangat melihat sampai saat ini, mohon maaf daerah sangat lambat sekali,” ujar Megawati.
Megawati menjelaskan, daerah sangat lambat dalam menangani bencana karena sebuah pola pikir. Daerah abai kesiapan menghadapi bencana karena dianggap tidak akan terus terjadi.
“Karena masih dalam pola pikir ‘ah bencana enggak selalu terjadi tiap hari’. Jadi tidak ada rutinnya. Padahal, satu kali kejadian maka korban manusia pasti terjadi, korban dan sebagainya,” jelas Ketua Umum PDI Perjuangan ini.
Sebab itu, Megawati mendorong daerah mengalokasikan dana untuk penanganan bencana.
Selain itu, Bulog juga harus punya persediaan beras. Supaya ketika terjadi bencana beras tersebut bisa langsung dikirimkan ke daerah terdampak.
“Waktu itu saya buat 10 ton. Begitu sudah terdengar ada bencana, maka enggak ada pertanyaan. Bulog harus segera kirimkan beras,” ujar Megawati.
-
DUNIA07/05/2026 08:00 WIBRibuan Tentara Israel Disebut Alami Gangguan Mental
-
NASIONAL07/05/2026 14:00 WIBDensus 88 Tangkap 8 Teroris di Poso & Parigi
-
EKBIS07/05/2026 14:38 WIBMenguji Kepastian Hukum: 14 Tahun Perjuangan 18 Investor Condotel, Putusan MA Menang Namun Eksekusi Masih Terhalang
-
NASIONAL07/05/2026 07:00 WIBEddy Soeparno: Sampah Harus Diubah Jadi Energi Bersih
-
JABODETABEK07/05/2026 08:30 WIBWarga Pesisir Jakarta Diminta Waspada Banjir Rob Mei 2026
-
POLITIK07/05/2026 06:00 WIBKPP DEM dan Bawaslu Bongkar Bahaya Politik Uang
-
NUSANTARA07/05/2026 06:30 WIB16 Penumpang Bus ALS Meninggal di TKP
-
NASIONAL07/05/2026 10:00 WIBPKS Desak Transparansi Harga BBM demi Lindungi Rakyat