Berita
87 Juta Password Rentan Dibobol dalam 1 Menit, Ini Tips Agar Kata Sandi Aman
AKTUALITAS.ID – Penelitian terbaru menunjukkan bahwa 87 juta kata sandi atau password tidak cukup kuat dan dapat ditebak oleh hacker hanya dalam waktu satu menit. Penelitian ini dilakukan oleh perusahaan keamanan siber asal Rusia, Kaspersky, yang menganalisis total 193 juta kata sandi. Hasilnya, sekitar 45 persen dari kata sandi yang dianalisis rentan terhadap pembobolan cepat.
“Berdasarkan hasil penelitian, 45 persen dari seluruh kata sandi yang dianalisis (87 juta) dapat ditebak oleh penipu dalam satu menit,” kata Head of Digital Footprint Intelligence Kaspersky, Yuliya Novikova, dalam keterangannya pada Kamis (20/6).
Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa hanya sekitar 44 juta atau 23 persen kata sandi yang memiliki kombinasi kuat dan memerlukan waktu lebih dari setahun bagi penipu untuk memecahkannya. Sebanyak 27 juta kata sandi dapat ditebak dalam waktu satu menit hingga satu jam, 15 juta dalam waktu satu jam hingga sehari, dan 12 juta dalam waktu sehari hingga satu bulan. Sementara itu, delapan juta kata sandi memerlukan waktu antara satu bulan hingga satu tahun untuk dibobol.
Penelitian ini menemukan bahwa sebagian besar kata sandi yang diperiksa berisi kata dari kamus, yang secara signifikan mengurangi kekuatan kata sandi tersebut. Beberapa kata sandi yang paling sering digunakan termasuk nama dan perkataan populer, serta kata sandi standar seperti ‘password’, ‘qwerty12345’, hingga ‘admin’.
“Hanya 19 persen dari seluruh kata sandi berisi tanda-tanda kombinasi yang kuat – kata non-kamus, huruf kecil dan besar, serta angka dan simbol,” jelas Novikova.
Tips Agar Kata Sandi Tidak Mudah Dibobol
Untuk memperkuat kebijakan kata sandi dan melindungi akun dari pembobolan, berikut adalah beberapa tips yang dapat digunakan:
1. Gunakan Kata Sandi yang Berbeda untuk Setiap Layanan:
Menggunakan kata sandi yang berbeda untuk setiap akun akan mengurangi risiko. Jika satu akun berhasil dibobol, akun lainnya tetap aman.
2. Gunakan Frasa Sandi:
Frasa sandi bisa lebih aman jika menggunakan kata-kata yang tidak terduga. Meskipun menggunakan kata-kata umum, susunlah dalam urutan yang tidak biasa dan pastikan kata-kata tersebut tidak berkaitan satu sama lain.
3. Hindari Informasi Pribadi:
Jangan menggunakan kata sandi yang mudah ditebak dari informasi pribadi seperti nama, tanggal lahir, nama keluarga, atau nama hewan peliharaan.
4. Aktifkan Otentikasi Dua Faktor (2FA):
Meskipun tidak terkait langsung dengan kekuatan kata sandi, mengaktifkan 2FA akan menambahkan lapisan keamanan ekstra. Dengan 2FA, penipu membutuhkan lebih dari sekadar kata sandi untuk mengakses akun Anda.
Dengan menerapkan tips-tips di atas, pengguna dapat memperkuat keamanan akun mereka dan mengurangi risiko pembobolan oleh hacker. Keamanan kata sandi adalah langkah awal yang penting dalam menjaga privasi dan keamanan informasi pribadi di dunia digital. (KAISAR/RAFI)
-
RIAU16/04/2026 20:15 WIBPasca Ricuh Panipahan, Kapolda Riau Minta Maaf dan Dorong Pemulihan Kepercayaan Publik
-
PAPUA TENGAH16/04/2026 16:00 WIBAkselerasi Pemberantasan Malaria, PT Petrosea Bagikan Ratusan Kelambu di Kampung Damai
-
RIAU16/04/2026 16:30 WIBPolda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi ‘Wake-Up Call’ Bersama
-
RIAU16/04/2026 20:45 WIBCegah Karhutla, Kapolres Rokan Hulu Turun Langsung Sosialisasi ke Desa
-
NUSANTARA16/04/2026 15:30 WIBHelikopter Rute Melawi-Kubu Raya Lenyap Misterius di Langit Kalbar
-
JABODETABEK16/04/2026 20:30 WIBOperasi Tangkap Ikan Sapu-sapu di Phb Setu Babakan Digelar
-
NASIONAL16/04/2026 17:30 WIB29 April 2026, Sidang Perdana Kasus Penganiayaan Aktivis KontraS Digelar
-
RIAU16/04/2026 18:30 WIB22,53Kg Heroin Dimusnahkan, Polda Riau Nyatakan Perang Melawan Narkoba