POLITIK
Afifuddin: Integritas Kunci Utama Penyelenggara Pemilu
AKTUALITAS.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI resmi menutup kegiatan Orientasi Tugas (Ortug) bagi anggota KPU Provinsi serta KPU/KIP Kabupaten/Kota gelombang tahun 2026. Kegiatan pembekalan intensif yang berlangsung selama lima hari di Rindam Jaya, Jakarta, ini resmi berakhir pada Kamis (9/4/2026).
Acara penutupan tersebut dihadiri oleh Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin, didampingi Anggota KPU RI Parsadaan Harahap dan Iffa Rosita, serta jajaran eselon dari Sekretariat Jenderal KPU RI.
Dalam sambutannya, Afifuddin menyoroti keterlibatan TNI dalam proses orientasi tugas ini. Menurutnya, kolaborasi ini bukan sekadar pelatihan fisik, melainkan simbol persatuan dalam menjaga keutuhan Indonesia dari berbagai lini.
“TNI menjaga kedaulatan dari berbagai ancaman, sementara KPU menjaga ketahanan nasional melalui proses pemilihan yang demokratis. Keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu melayani bangsa dan memastikan proses pemilu dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Afifuddin, dikutip Rabu (15/4/2026).
Salah satu poin penting yang ditegaskan Afifuddin adalah mengenai profesionalisme anggota KPU di daerah, terutama bagi mereka yang masuk melalui jalur Pengganti Antarwaktu (PAW). Ia mengingatkan agar para anggota baru tidak mengulangi kesalahan oknum sebelumnya yang sempat mencoreng marwah lembaga.
“Pesan saya, jangan sampai Bapak/Ibu yang sudah menjadi PAW karena menggantikan orang yang bermasalah, justru kemudian malah menjadi masalah baru,” tegas Afifuddin dengan nada serius.
Ia juga memastikan bahwa KPU RI tidak akan menunda-nunda proses administrasi hak jajaran di daerah, termasuk percepatan PAW, demi menjaga stabilitas kinerja di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Kegiatan orientasi tugas tahun 2026 ini mencakup materi yang luas, mulai dari aspek kelembagaan, teknis kepemiluan, hingga penguatan etika profesi. Pembekalan di Rindam Jaya diharapkan mampu melahirkan penyelenggara pemilu yang tidak hanya paham teknis, tetapi juga memiliki mentalitas yang kuat.
Afifuddin berharap seluruh peserta dapat memahami tugas dan kewenangan mereka secara komprehensif. “Integritas adalah kunci. Dengan pemahaman yang kuat, jajaran KPU di daerah diharapkan mampu bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel,” pungkasnya.
Dengan berakhirnya masa orientasi ini, KPU RI menaruh harapan besar pada peningkatan kualitas penyelenggaraan pemilu di masa depan guna menjaga kepercayaan publik terhadap proses demokrasi di tanah air. (Mun)
-
Berita17/10/2026 08:19 WIBFadli Zon Resmikan Museum Keris Indonesia di TMII, Pamerkan 6.021 Koleksi
-
OTOTEK17/10/2026 20:00 WIBGoogle Wanti-Wanti Peretas Bisa Kuasai Komputer dari Jarak Jauh
-
NUSANTARA17/10/2026 07:30 WIBAwas! 3 Hari ke Depan Sumut Masih Terkepung Asap Beracun
-
JABODETABEK17/10/2026 05:30 WIBBMKG: 6 Wilayah Jakarta Cerah
-
OASE17/10/2026 05:00 WIBKisah Nabi Yunus dan Ikan Besar dalam Surat Ash-Shaffat
-
NASIONAL17/10/2026 06:00 WIBBahlil Buka Suara Usai Dikabarkan Bakal Diganti Prabowo
-
DUNIA17/10/2026 21:00 WIBTerkuak! AS Siapkan Emak dari Segala Bom untuk Hantam Iran
-
JABODETABEK17/10/2026 06:30 WIBJadwal SIM Keliling Jakarta Sabtu 17 Oktober 2026 di 5 Lokasi