Connect with us

PAPUA TENGAH

Cuaca Laut Mimika Memburuk, BPBD Minta Nelayan Tunda Melaut

Aktualitas.id -

AKTUALITAS.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika meminta masyarakat pesisir dan nelayan meningkatkan kewaspadaan saat melaut menyusul potensi cuaca buruk di wilayah perairan Mimika dalam dua hari ke depan.

Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kabupaten Mimika Agustina Rahaded mengatakan kondisi cuaca di Mimika saat ini didominasi hujan sedang hingga lebat yang disertai angin kencang dan petir. Situasi tersebut dinilai berisiko mengganggu aktivitas pelayaran dan penangkapan ikan, terutama bagi perahu kecil.

“Kondisi cuaca ini berisiko mengganggu keselamatan pelayaran dan aktivitas penangkapan ikan di perairan Mimika,” kata Agustina dalam laporan kesiapsiagaan Pusdalops BPBD Mimika, Minggu (31/05/2026).

BPBD Mimika mencatat angin kencang di wilayah laut memicu kenaikan tinggi gelombang serta memperkuat arus laut dan arus muara sungai melebihi kondisi normal. Hujan lebat juga berpotensi menurunkan jarak pandang di laut sehingga meningkatkan risiko kecelakaan pelayaran.

Selain itu, petir dan badai lokal diperkirakan dapat terjadi sewaktu-waktu dan membahayakan nelayan maupun pengguna transportasi laut. Kondisi tersebut berpotensi membuat perahu kecil kehilangan keseimbangan hingga terbalik saat berada di tengah perairan.

BPBD menetapkan kewaspadaan tinggi di sejumlah titik rawan meliputi Perairan Pomako, Perairan Amar, Perairan Mimika Timur, Perairan Mimika Barat, Perairan Atuka, serta kawasan muara dan pesisir selatan Kabupaten Mimika.

Agustina mengimbau nelayan dan masyarakat pengguna transportasi laut memeriksa informasi cuaca sebelum berangkat melaut. Penggunaan pelampung keselamatan, alat komunikasi, serta kesiapan menghadapi perubahan cuaca mendadak juga diminta menjadi perhatian utama.

“Kondisi cuaca dan perairan berpotensi berubah secara cepat, terutama pada sore hingga malam hari. Keselamatan harus tetap diutamakan daripada hasil tangkapan,” ujar Agustina.

Sebagai langkah antisipasi, Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kabupaten Mimika menyiagakan layanan pemantauan dan respons darurat selama 24 jam untuk membantu masyarakat di wilayah pesisir dan perairan.(Ahmad)

TRENDING

Exit mobile version