DUNIA
Mata-mata Tingkat Tinggi? Iran Gantung Warganya Atas Tuduhan Spionase untuk Israel
AKTUALITAS.ID – Otoritas Iran kembali melakukan eksekusi mati terhadap seorang warganya, Mohsen Langarneshin, yang dinyatakan bersalah atas tuduhan spionase untuk badan intelijen Israel, Mossad. Eksekusi gantung tersebut dilakukan pada Rabu (30/4/2025) pagi waktu setempat, sebagaimana dilaporkan oleh situs berita Mizan Online, media yang berafiliasi dengan kehakiman Iran.
Langarneshin disebut sebagai “mata-mata tingkat tinggi” yang aktif mendukung operasi intelijen Mossad di wilayah Iran. Selain tuduhan spionase dan bekerja sama dengan intelijen Israel, ia juga dituduh terlibat dalam sejumlah kasus, termasuk pembunuhan seorang kolonel Garda Revolusi Iran, Sayad Khodai, yang terjadi pada Mei 2022 lalu.
“Selama dua tahun menjadi mata-mata dia bertanggung jawab atas tindakan-tindakan penting, termasuk mendukung operasi teroris dan hadir di lokasi pembunuhan Sayad Khodai,” demikian laporan dari media pemerintah Iran. Lebih lanjut, Langarneshin juga dituduh memberikan dukungan operasional untuk serangan terhadap pusat industri di Isfahan yang terkait dengan Kementerian Pertahanan Iran.
Menurut laporan tersebut, Langarneshin telah mengakui semua dakwaan yang dialamatkan kepadanya.
Eksekusi ini terjadi di tengah tensi tinggi antara Iran dan Israel, yang terlibat dalam konflik proksi selama beberapa dekade. Iran telah beberapa kali menghukum mati individu yang dituduh memiliki kaitan dengan Mossad dan memfasilitasi aktivitas intelijen Israel di wilayahnya, terutama yang terkait dengan pembunuhan atau sabotase terhadap program nuklir Teheran.
Pelaksanaan hukuman mati ini juga bertepatan dengan momentum perundingan nuklir antara Iran dan Amerika Serikat. Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menuding Israel berusaha untuk menggagalkan jalannya perundingan tersebut. Situasi ini semakin memperkeruh hubungan antara kedua negara dan menambah kompleksitas dinamika politik di kawasan Timur Tengah. (Munzir)
-
EKBIS23/03/2026 13:00 WIBUltimatum 48 Jam Trump Picu Lonjakan Harga Minyak Dunia
-
EKBIS23/03/2026 14:00 WIBSIA Hentikan Penerbangan ke Dubai Sampai 30 April 2026
-
OLAHRAGA23/03/2026 17:00 WIBPembalap Indonesia Veda Ega Ukir Sejarah, Raih Posisi ke Tiga Moto3 Brazil
-
EKBIS23/03/2026 22:00 WIBBPH Migas: Pasokan BBM di Kawasan Bopunjur Terkendali Selama Libur Lebaran
-
NUSANTARA23/03/2026 18:00 WIBSejumlah Pemudik di Hibur Dengan Pertunjukan Musik di “Rest Area”
-
PAPUA TENGAH23/03/2026 19:30 WIBAksi Dramatis SAR Gabungan Selamatkan 8 Korban Kapal Karam di Ganasnya Muara Bokap
-
DUNIA23/03/2026 12:00 WIBMisteri Hilangnya Mojtaba Khamenei Bikin CIA dan Mossad Kelimpungan
-
NASIONAL23/03/2026 19:00 WIBPresiden: Daripada di Korupsi Lebih Baik Untuk Makan Rakyat

















