DUNIA
PM Singapura: Ancaman Resesi Serius Mengintai akibat Ketegangan Dagang Global
AKTUALITAS.ID — Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, memperingatkan bahwa negara kota itu kini menghadapi tantangan ekonomi serius akibat ketegangan dagang global yang dipicu oleh kebijakan tarif baru dari Amerika Serikat. Dalam pidato Hari Buruh (May Day), Wong menyebut potensi “resesi besar-besaran” tidak bisa diabaikan.
Presiden AS Donald Trump bulan lalu mengumumkan tarif dasar minimum sebesar 10 persen untuk seluruh impor—termasuk dari Singapura. Langkah tersebut langsung berdampak pada dunia usaha: banyak pesanan dibatalkan atau ditunda, investasi tertahan, dan operasi perusahaan dikurangi.
“Amerika sudah merasakan dampaknya. Gelombang ini akan menyebar ke seluruh dunia, dan Singapura tidak akan luput,” ujar Wong.
Ia membandingkan krisis ini dengan pandemi COVID-19, yang awalnya diperkirakan akan cepat selesai, namun justru berkepanjangan. “Ini bukan tantangan jangka pendek. Kita harus siap secara mental menghadapi situasi ini untuk waktu yang lama,” tegasnya.
Wong juga menyoroti tekanan biaya hidup yang sudah lebih dulu dirasakan masyarakat akibat inflasi global. Meski inflasi mulai mereda, perkembangan global terbaru bisa memicu lonjakan harga kembali.
“Tidak ada yang tahu seberapa lama ini akan berlangsung. Tapi kita harus bersatu, waspada, dan memperkuat fondasi ekonomi kita,” tutupnya dengan nada optimis. (PURNOMO/DIN)
-
PAPUA TENGAH16/02/2026 16:46 WIBPria Paruh Baya di Mimika Ditemukan Gantung Diri
-
NASIONAL16/02/2026 18:30 WIBBareskrim: AKBP Didik Miliki Narkoba untuk Konsumsi
-
PAPUA TENGAH16/02/2026 15:16 WIBTiga Unsur Ini Punya Peran Penting untuk Penyelesaian Tapal Batas Kapiraya
-
OLAHRAGA16/02/2026 19:41 WIBDidukung PTFI, Tiga Pemain PFA Tempah Kemampuan di Klub Austria
-
OLAHRAGA16/02/2026 20:30 WIBBayern Muenchen Masih Perkasa di Puncak Klasemen
-
RAGAM16/02/2026 13:30 WIBHilal Diprediksi Tak Terlihat 17 Februari, Ini Perkiraan Awal Ramadan 2026 di Berbagai Negara
-
EKBIS16/02/2026 10:30 WIBNilai Tukar Rupiah Naik Tipis, Ini Penyebabnya
-
EKBIS16/02/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Turun Rp14.000 Hari Ini, Ini Detailnya