DUNIA
Iran: Barat Harus Akui Iran Sebagai Pusat Ilmu Nuklir
AKTUALITAS.ID – Pemerintah Barat telah lama menuduh Iran berusaha mengembangkan senjata nuklir. Teheran membantah tuduhan tersebut, dan mengatakan bahwa program nuklirnya ditujukan untuk pembangkit listrik dan tujuan medis.
Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi, mengatakan bahwa negara-negara Barat pada akhirnya harus mengakui Iran sebagai pusat ilmiah di bidang teknologi nuklir damai, demikian dilaporkan media pemerintah Iran.
Berbicara dalam sebuah kunjungan ke Organisasi Energi Atom Iran, Araghchi memuji pencapaian negara tersebut di sektor nuklir dan menegaskan kembali komitmen Teheran untuk mempertahankan hak-hak nuklirnya.
“Tujuan utama Barat adalah menghilangkan kemampuan nuklir Iran dan mempertahankan monopolinya,” kata Araghchi, seraya menambahkan bahwa “negara-negara Barat pada akhirnya tidak akan punya pilihan selain mengakui Iran sebagai pusat ilmiah untuk industri nuklir damai.”, pada Senin (10/11/2025)
Dia mengatakan bahwa kemajuan Iran dalam ilmu nuklir merupakan hasil dari upaya dan pengorbanan para ilmuwan Iran selama bertahun-tahun. Menlu Iran itu juga menegaskan kembali bahwa tidak ada seorang pun di Iran yang akan menyerahkan hak nuklir negara tersebut.
Araghchi mengatakan Iran secara konsisten berusaha menunjukkan sikap damai dalam program nuklirnya dengan bekerja sama dengan badan-badan internasional, termasuk Badan Energi Atom Internasional (International Atomic Energy Agency/IAEA).
(Yan Kusuma/goeh)
-
RIAU03/10/2026 13:49 WIBKapolri Rotasi Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan Dipercaya Jadi Kabaharkam Polri
-
NASIONAL03/10/2026 15:00 WIBKuliah Umum di Akpol, Irjen Herry Heryawan: Pemimpin Polri Harus Mampu Membaca Perubahan
-
NUSANTARA03/10/2026 22:00 WIBAnak Durhaka! Ibu Kandung Tewas Dihabisi Pakai Kayu di Halaman Rumah
-
NASIONAL03/10/2026 10:00 WIBOmbudsman Pertanyakan Pembongkaran Klaster Mewah
-
NASIONAL03/10/2026 11:00 WIBMori Hanafi Minta Kemampuan Basarnas Terus Diperkuat Hadapi Operasi Ekstrem
-
POLITIK03/10/2026 11:45 WIBBawaslu Sebut Dapil Problematik Perlu Ditata Ulang Jelang Pemilu 2029
-
POLITIK03/10/2026 16:00 WIBBahlil Pastikan Ada PAW Usai Bamsoet Masuk Wantimpres
-
DUNIA03/10/2026 12:00 WIBTrump Keluarkan Ancaman Keras ke Iran