DUNIA
UEA Tegaskan Tidak Akan Membantu Serangan AS terhadap Iran
AKTUALITAS.ID – Uni Emirat Arab (UEA) secara tegas menyatakan menolak penggunaan wilayahnya untuk memfasilitasi serangan militer terhadap Iran, di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Teheran. Sikap tersebut disampaikan UEA pada Senin (26/1/2026).
Melalui pernyataan resmi, Kementerian Luar Negeri UEA menegaskan bahwa negaranya tidak hanya menolak penggunaan wilayah udara dan darat, tetapi juga tidak menyediakan dukungan logistik apa pun untuk operasi militer yang menargetkan Iran.
“UEA meyakini bahwa dialog, upaya meredakan ketegangan, penghormatan terhadap hukum internasional, serta kedaulatan negara merupakan langkah paling efektif untuk menangani krisis saat ini,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri UEA, seperti dikutip Anadolu Agency.
Kementerian tersebut menekankan bahwa pendekatan diplomatik harus dikedepankan dalam menyelesaikan perselisihan dan mencegah eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.
Ketegangan antara AS dan Iran kembali meningkat setelah gelombang protes anti-pemerintah melanda sejumlah kota di Iran dalam beberapa waktu terakhir, dipicu oleh memburuknya kondisi ekonomi. Pemerintah Iran mengklaim bahwa demo berdarah di Teheran menewaskan lebih dari 3.000 orang, meski angka tersebut masih menjadi sorotan internasional.
Di tengah situasi tersebut, Amerika Serikat meningkatkan kehadiran militernya di kawasan. Dalam dua pekan terakhir, sejumlah kapal perang AS dilaporkan bergerak dari kawasan Asia-Pasifik menuju Timur Tengah.
Media AS melaporkan bahwa kapal induk USS Abraham Lincoln, bersama tiga kapal perusak pendamping, telah tiba di Samudra Hindia dan bergerak menuju Teluk Oman. Presiden AS Donald Trump membenarkan laporan tersebut pada Sabtu lalu dan menyatakan bahwa Washington terus memantau perkembangan situasi di Iran.
Pemerintah AS juga menegaskan bahwa seluruh opsi, termasuk aksi militer, tetap terbuka dalam menghadapi Teheran, seiring upaya AS dan Israel untuk menekan pemerintahan Iran.
Pada Senin (26/1), Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengonfirmasi bahwa Gugus Tempur Kapal Induk USS Abraham Lincoln telah berada di Timur Tengah.
“Gugus Tempur Kapal Induk Abraham Lincoln saat ini dikerahkan ke Timur Tengah untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas kawasan,” tulis CENTCOM melalui akun resminya di platform X.
Sementara itu, Iran memperingatkan bahwa setiap serangan militer terhadap wilayahnya akan direspons secara cepat dan menyeluruh. Teheran menegaskan siap mempertahankan kedaulatan negara dari ancaman eksternal.
Sebelumnya, pada Juni lalu, kawasan Timur Tengah sempat memanas setelah Israel, dengan dukungan AS, terlibat dalam konflik bersenjata selama 12 hari dengan Iran. Iran kemudian melancarkan serangan balasan menggunakan drone dan rudal, sebelum Washington mengumumkan gencatan senjata.
Penolakan UEA untuk terlibat dalam skenario militer ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa sejumlah negara Teluk memilih jalur diplomasi dan berupaya mencegah konflik terbuka yang dapat mengganggu stabilitas regional. (Mun)
-
POLITIK28/01/2026 11:00 WIBDPP Prima: Ambang Batas 0 Persen Wujud Nyata Demokrasi Pancasila
-
EKBIS28/01/2026 09:30 WIBIHSG Jatuh 6,8% Setelah MSCI Bekukan Kenaikan Bobot Saham Indonesia
-
JABODETABEK27/01/2026 20:00 WIBPeredaran 27 Kg Sabu dan 5.000 Happy Five Berhasil Diungkap
-
RIAU27/01/2026 20:17 WIBPolda Riau Bangun dan Renovasi 26 Jembatan untuk Keselamatan dan Akses Pendidikan
-
OTOTEK28/01/2026 10:57 WIBBengkel AC Mobil Tangerang Jadi Rujukan Service AC Mobil Innova di Tangerang, Ahli Tangani Sistem Double Blower
-
DUNIA27/01/2026 21:30 WIBRUU Larangan Media Sosial Bagi Anak-anak Disahkan Parlemen Prancis
-
JABODETABEK27/01/2026 23:30 WIB
Akibat Arus Listrik Kapal Nelayan Terbakar
-
OLAHRAGA27/01/2026 20:30 WIBBonus ASEAN Para Games 2026 Masih Belum Menentu

















