Connect with us

DUNIA

Menlu Rusia Lavrov: Board of Peace AS Gagal Menggantikan Peran PBB

Aktualitas.id -

Menlu Rusia Sergei Lavrov dan Presiden Vladimir Putin. Foto: AFP/ALEXANDER KAZAKOV

AKTUALITAS.ID – Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menegaskan bahwa Board of Peace atau Dewan Perdamaian yang dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak dapat menggantikan peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam menyelesaikan konflik internasional, termasuk situasi di Gaza.

Pernyataan tersebut disampaikan Lavrov pada Rabu, saat menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan Dewan Perdamaian buatan AS mengambil alih fungsi PBB.

“Tidak. Ini cerita yang berbeda,” kata Lavrov.

Lavrov menilai Amerika Serikat kurang menyukai mekanisme PBB karena mengharuskan kompromi dengan banyak negara. Menurutnya, Board of Peace justru dirancang agar dikendalikan langsung oleh Washington.

“Mereka ingin mekanisme itu menyerupai dewan perdamaian. Mereka akan berkata, ‘Kami akan mengelolanya,’ mereka yang memutuskan, lalu semua pihak berkumpul dan mencari solusi,” ujar Lavrov.

Sebelumnya, pada Januari lalu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan pembentukan Board of Peace dan mengundang para pemimpin dari sekitar 50 negara untuk bergabung. Dewan tersebut disebut-sebut bertujuan menangani konflik global, termasuk krisis kemanusiaan di Gaza.

Dalam perkembangan terkait, Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan kesiapan Moskow untuk mendukung Dewan Perdamaian dengan dana sebesar 1 miliar dolar AS, yang berasal dari aset Rusia yang sebelumnya dibekukan oleh Amerika Serikat.

“Kita bisa mentransfer 1 miliar dolar AS dari aset Rusia yang dibekukan di bawah pemerintahan AS sebelumnya ke Dewan Perdamaian,” kata Putin dalam pertemuan dengan anggota tetap Dewan Keamanan Rusia, Rabu (21/1/2026).

Putin menegaskan Rusia akan mempertimbangkan keikutsertaan dalam Dewan Perdamaian setelah Kementerian Luar Negeri Rusia mempelajari dokumen terkait dan melakukan konsultasi dengan mitra-mitra strategis.

Ia juga menekankan bahwa Rusia secara konsisten mendukung berbagai upaya untuk memperkuat stabilitas dan perdamaian internasional, selama tetap menghormati hukum internasional dan peran lembaga multilateral seperti PBB. (Mun)

Continue Reading

TRENDING