DUNIA
Israel Digempur dari 3 Arah Saat Netanyahu Klaim Iran K.O
AKTUALITAS.ID – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, terus mengklaim negaranya berada di atas angin dalam konflik melawan Iran yang telah berlangsung selama sebulan terakhir. Ia bahkan menyebut posisi Iran mulai melemah dan terdesak.
Namun, situasi di lapangan menunjukkan gambaran berbeda. Laporan dari Al Jazeera menyebutkan bahwa Israel justru menghadapi tekanan besar dari berbagai arah.
Serangan terus datang dari Iran dalam bentuk rudal balistik dan drone yang diluncurkan hampir setiap hari. Selain itu, Israel juga harus menghadapi serangan roket dari kelompok Hizbullah di wilayah utara, yang merupakan sekutu Iran.
Tekanan semakin meningkat setelah muncul front baru dari kelompok Houthi di Yaman. Serangan dari arah selatan ini menambah kompleksitas ancaman yang dihadapi Israel.
Akibat serangan dari tiga arah tersebut, sistem pertahanan udara Israel dilaporkan mengalami tekanan besar. Militer harus mengatur ulang penggunaan sistem pertahanan untuk menghadapi ancaman simultan dari berbagai titik.
Pada Sabtu (28/3) malam, militer Israel mengumumkan berhasil mencegat sebuah drone di atas kota pelabuhan Eilat yang diduga berasal dari Yaman. Meski demikian, ancaman terbesar tetap datang dari rudal balistik Iran yang terus diluncurkan.
Sirene peringatan kembali terdengar di wilayah selatan Israel, termasuk kawasan Negev, sebagai respons terhadap potensi serangan rudal lanjutan.
Sebelumnya, sebuah rudal Iran dilaporkan menghantam kota Beit Shemesh di Israel tengah, menyebabkan kerusakan cukup luas dan melukai sedikitnya 11 orang.
Di sisi lain, kritik terhadap Netanyahu semakin menguat dari kalangan oposisi dalam negeri. Mereka menilai pemerintah tidak memiliki strategi keluar yang jelas dari konflik yang terus berkepanjangan.
Netanyahu juga dituding melebih-lebihkan capaian militer Israel, sementara kondisi nyata di lapangan menunjukkan tekanan yang semakin berat.
Situasi ini menandai eskalasi konflik yang kian kompleks, dengan keterlibatan berbagai pihak di kawasan Timur Tengah. Israel kini menghadapi tantangan besar dalam menjaga stabilitas keamanan di tengah serangan dari berbagai front sekaligus. (Mun)
-
NASIONAL29/03/2026 14:00 WIBGaya Blusukan Prabowo Dinilai Solutif dan Natural
-
RAGAM29/03/2026 19:30 WIBPameran Boneka Berkualitas Tinggi di St. Petersburg
-
RAGAM29/03/2026 15:30 WIBJangan Asal Makan Alpukat, Ini Peringatan Dokter
-
OLAHRAGA29/03/2026 17:00 WIBPertahankan Sabuk Juara Dunia WBC, Fundora Kalahkan Thurman
-
PAPUA TENGAH29/03/2026 21:30 WIBMomen Mengharukan, Tiga Eks OPM Cium Merah Putih dan Kembali ke NKRI
-
NUSANTARA29/03/2026 19:00 WIBLiburan di Pantai Selatan Lumajang, 10 Orang Tersambar Petir
-
NUSANTARA29/03/2026 14:30 WIBBMKG Ungkap 4 Titik Panas di Aceh Utara dan Tamiang
-
DUNIA29/03/2026 15:00 WIBIran Klaim Tewaskan Tentara AS lewat Serangan Rudal