RAGAM
Jangan Asal Makan Alpukat, Ini Peringatan Dokter
AKTUALITAS.ID – Alpukat selama ini dikenal luas sebagai salah satu superfood atau buah super berkat kandungan gizinya yang melimpah. Namun tahukah Anda, di balik segudang manfaat kesehatannya, buah berserat tinggi ini ternyata pantang dikonsumsi secara sembarangan oleh kelompok orang tertentu.
Dokter dari Rumah Sakit Universitas Kedokteran dan Farmasi Kota Ho Chi Minh (HCMC), Dr. Huynh Tan Vu, memaparkan bahwa alpukat kaya akan karbohidrat, protein, serat, kalium, serta vitamin B, C, E, dan K.
“Alpukat dapat meningkatkan kesehatan penglihatan, sistem kardiovaskular, dan pencernaan, serta membantu mencegah osteoporosis dan kanker,” jelas Dr. Vu, seperti dikutip pada Sabtu (28/3/2026).
Meski menyehatkan, konsumsi yang tidak terkontrol justru bisa memicu efek samping. Berikut adalah rincian 7 manfaat hebat alpukat dan 6 kelompok orang yang harus membatasi atau menghindarinya.
7 Manfaat Hebat Alpukat untuk Tubuh
Jika dikonsumsi dalam porsi yang wajar oleh orang dengan kondisi kesehatan normal, alpukat menawarkan khasiat luar biasa:
Menjaga Berat Badan: Kaya serat dan lemak sehat yang membuat perut kenyang lebih lama, sehingga mencegah makan berlebih.
Memelihara Kesehatan Jantung: Lemak tak jenuh tunggalnya ampuh menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan menaikkan kolesterol baik (HDL).
Menjaga Kesehatan Mata: Kandungan antioksidan lutein dan zeaxanthin melindungi mata dari katarak dan degenerasi makula.
Mencegah Sembelit: Serat tingginya melancarkan sistem pencernaan dan rutinitas buang air besar.
Mengontrol Tekanan Darah: Sumber kalium yang sangat baik untuk menyeimbangkan cairan tubuh dan mencegah hipertensi.
Mengurangi Risiko Kanker: Kombinasi antioksidannya diyakini mampu menghambat pertumbuhan sel kanker.
Menekan Peradangan: Memiliki senyawa antiinflamasi yang berpotensi mencegah radang sendi kronis (arthritis).
6 Kelompok yang Pantang atau Harus Membatasi Alpukat
Di sisi lain, Dr. Vu mengingatkan bahwa enam kelompok orang di bawah ini harus sangat berhati-hati, membatasi, atau bahkan menghindari konsumsi alpukat:
Ibu Menyusui: Mengonsumsi alpukat terlalu banyak diduga kuat dapat memengaruhi dan menurunkan tingkat produksi ASI.
Penderita Gangguan Usus: Sistem pencernaan yang sensitif bisa bereaksi negatif (kembung, dispepsia, hingga diare). Disarankan maksimal hanya makan setengah buah per hari.
Orang dengan Alergi Alpukat: Dapat memicu reaksi seperti mual, pusing, gatal-gatal, hingga sesak napas. Segera hentikan konsumsi jika gejala muncul.
Penderita Penyakit Hati (Liver): Senyawa tertentu dalam alpukat dapat membebani kinerja organ hati jika dikonsumsi berlebihan. Wajib konsultasi ke dokter sebelum memakannya.
Pasien dalam Masa Pengobatan Medis: Alpukat bisa berinteraksi dan menurunkan efektivitas beberapa jenis obat, termasuk obat penurun kolesterol, antikoagulan, dan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS).
Pelaku Diet Ketat dan Penderita Obesitas: Ingat, satu buah alpukat mengandung sekitar 150-200 kalori. Konsumsi berlebih tanpa defisit kalori justru akan memicu penambahan berat badan yang tidak diinginkan.
Kesimpulannya, jadikan alpukat sebagai menu diet sehat Anda, namun tetap kenali kondisi tubuh dan jangan mengonsumsinya secara berlebihan. (Irawan/Mun)
-
EKBIS15/06/2026 13:30 WIBPengamat SDI: Ajakan Dasco Jual Dolar Jadi Simbol Persatuan Ekonomi
-
RIAU15/06/2026 20:30 WIBJatanras Polda Riau Tangkap Sindikat Begal, Curanmor hingga Pencuri Mobil
-
EKBIS15/06/2026 22:00 WIBDipanggil Prabowo ke Kertanegara, Purbaya: Biasa, Ngobrolin Strategi Ekonomi
-
RAGAM15/06/2026 17:00 WIBTak Punya Drum? Marissa Sutanto Sarankan Gunakan Panci Dapur
-
RAGAM15/06/2026 14:15 WIBDari Dapur ke Panggung, Marissa Sutanto Populerkan Drum Panci
-
RIAU15/06/2026 18:30 WIBKapolsek Kandis Beri Hadiah Bibit Matoa untuk Personel yang Ulang Tahun
-
DUNIA15/06/2026 19:00 WIBKorut Tegaskan Status Nuklir Tak Bisa Diubah
-
NASIONAL15/06/2026 20:00 WIBBPIP Ajukan Rp343 Miliar untuk Bangun Pusdiklat Pancasila