NASIONAL
Prabowo Siapkan Benteng Raksasa Pantura
AKTUALITAS.ID – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk tidak tinggal diam melihat ancaman nyata abrasi dan kenaikan permukaan air laut di sepanjang Pantai Utara (Pantura) Jawa. Bertindak cepat sebelum krisis membesar, Prabowo mengumumkan proyek raksasa Giant Sea Wall atau Tanggul Laut Raksasa akan segera dibangun demi menyelamatkan wilayah pesisir Jawa.
Pengumuman strategis tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat membawakan Rapat Paripurna DPR RI terkait Penyampaian Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Prabowo menegaskan bahwa pembangunan Giant Sea Wall kini masuk dalam skema pendanaan Danantara Development Management Fund (DDMF) dan menjadi agenda yang tidak bisa ditawar lagi.
“Giant Sea Wall, tanggul-tanggul besar untuk mengamankan pantai utara Pulau Jawa. Ini mutlak harus kita lakukan, jangan kita tunggu bencana datang,” tegas Prabowo di hadapan para wakil rakyat.
Mengambil pembanding internasional, Prabowo meminta Indonesia meniru langkah proaktif Negeri Kincir Angin yang membangun infrastruktur perlindungan jangka panjang jauh sebelum bencana melahap daratan mereka.
“Negara Belanda membangun infrastruktur perlindungan jangka panjang tanpa perlu menunggu bencana. Giant Sea Wall di Belanda kini melindungi jutaan penduduk dan menjadi simbol kemampuan teknologi nasional mereka,” ujar Prabowo.
Langkah cepat ini mendesak dilakukan mengingat puluhan ribu hektare lahan produktif dan permukiman di sepanjang Pantura Jawa dilaporkan mulai tergerus dan tenggelam akibat laju perubahan iklim serta penurunan tanah (land subsidence).
Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa megaproyek ini tidak semata-mata menjadi tembok penahan air laut. Giant Sea Wall akan dirancang secara multifungsi sebagai penyedia infrastruktur air bersih, koridor pertumbuhan ekonomi baru, serta ajang pamer unjuk gigi rekayasa teknologi anak bangsa melalui pengerahan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Proyek raksasa ini diproyeksikan terbagi ke dalam 15 segmen strategis yang membentang dari Jawa Barat hingga Jawa Timur, dengan estimasi waktu pengerjaan mencapai 15 hingga 20 tahun.
Prabowo pun menyadari skala panjang proyek ini akan melintasi beberapa periode kepemimpinan nasional. Namun, dirinya bertekad meletakkan batu pertama dan mengawali sejarah baru perlindungan pesisir Indonesia.
“Ini waktu yang lama. Saya tidak tahu presiden ke berapa yang akan meresmikan. Tapi, saya bertekad Presiden ke-8 akan mulai proyek ini,” pungkasnya optimis. (Andrey/Mun)
-
RIAU14/08/2026 16:30 WIBTolak Berhubungan Badan, IRT Tewas Dicekik Doorsmeer
-
FOTO14/08/2026 21:45 WIB
FOTO: Presiden Prabowo Sampaikan Capaian Ekonomi saat Pidato Sidang Tahunan MPR
-
NASIONAL14/08/2026 11:00 WIBPidato Lengkap Prabowo Bongkar Rahasia 21 Bulan Memimpin
-
NASIONAL14/08/2026 11:30 WIBKetua MPR: Kopdes Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa
-
DUNIA14/08/2026 12:00 WIBUEA Kecam Iran Serang Dua Kapal Minyak
-
NUSANTARA14/08/2026 12:30 WIBGunung Semeru Erupsi Delapan Kali dalam Enam Jam
-
POLITIK14/08/2026 14:00 WIBRatusan Anggota Dewan Bolos di Sidang Tahunan MPR
-
NASIONAL14/08/2026 13:00 WIBKetua DPD RI Sebut Prabowo Sedang Mencabut “Duri” Ekonomi Indonesia