Connect with us

DUNIA

Dua Rudal Iran Bikin Kapal AS Kocar-Kacir di Selat Hormuz

Aktualitas.id -

Ilustrasi foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Ketegangan di Selat Hormuz kembali memanas setelah media Iran melaporkan serangan rudal terhadap kapal perang Amerika Serikat. Namun, pihak militer AS membantah keras klaim tersebut dan menyebut tidak ada kapal mereka yang diserang.

Kantor berita Iran, Fars, melaporkan bahwa sebuah kapal perang AS yang melintas di dekat wilayah Jask menjadi sasaran serangan setelah mengabaikan peringatan dari Angkatan Laut Iran. Dalam laporan itu disebutkan, dua rudal menghantam kapal tersebut hingga memaksanya mundur dari Selat Hormuz.

Sumber lokal yang dikutip media Iran menyebut tindakan itu dilakukan karena kapal AS dianggap melanggar aturan keamanan maritim di wilayah tersebut. Iran juga menegaskan bahwa setiap kekuatan asing yang memasuki kawasan itu tanpa koordinasi akan menghadapi respons keras.

Komandan militer Iran, Ali Abdollahi, bahkan memperingatkan bahwa pasukan AS maupun militer asing lainnya akan diserang jika mendekati Selat Hormuz. Pernyataan ini mempertegas posisi Iran yang mengklaim kendali penuh atas keamanan jalur pelayaran strategis tersebut.

Ketegangan meningkat setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan operasi angkatan laut bertajuk “Project Freedom”, yang bertujuan mengawal kapal-kapal yang terjebak di Selat Hormuz. AS menyebut langkah ini sebagai misi kemanusiaan untuk menjaga kelancaran jalur perdagangan global.

Namun, Komando Pusat AS (Centcom) secara tegas membantah klaim serangan tersebut. Dalam pernyataannya, Centcom menyebut tidak ada kapal Angkatan Laut AS yang terkena rudal maupun serangan di kawasan itu.

“Tidak ada kapal Angkatan Laut AS yang diserang,” tegas Centcom, seraya memastikan operasi pengamanan laut tetap berjalan.

Sementara itu, lembaga pemantau maritim internasional memperingatkan bahwa tingkat ancaman keamanan di Selat Hormuz saat ini berada pada level kritis. Para pelaut diminta berhati-hati karena adanya risiko ranjau dan potensi konflik militer.

Insiden terpisah juga dilaporkan terjadi di kawasan tersebut, di mana sebuah kapal tanker terkena proyektil tak dikenal. Meski seluruh awak dilaporkan selamat, peristiwa ini semakin mempertegas tingginya risiko di jalur perairan vital dunia tersebut.

Selat Hormuz, yang menjadi jalur utama distribusi minyak global, kini berada dalam situasi sangat tegang. Dengan klaim dan bantahan yang saling berseberangan antara Iran dan Amerika Serikat, kekhawatiran akan eskalasi konflik di kawasan ini pun semakin meningkat. (Mun)

TRENDING

Exit mobile version