RAGAM
Kurangi Risiko Kanker Mulut, Berikut Kebiasaan yang Harus Dihilangkan
AKTUALITAS.ID – Asap tembakau mengandung lebih dari 70 bahan kimia berbeda yang dianggap karsinogenik, yang berarti diketahui bisa menyebabkan kanker.
Kebiasaan merokok merupakan faktor risiko utama kanker mulut, yang bisa terjadi di seluruh bagian mulut dan bagian belakang tenggorokan.
Dokter gigi kosmetik dan restoratif Yev Davydov, D.D.S menyampaikan bahwa semua jenis produk sampingan merokok menciptakan lingkungan beracun bagi jaringan mulut.
“Paparan yang sering dan dalam jangka waktu lama sangat berkaitan dengan peningkatan risiko kanker mulut,” katanya sebagaimana dikutip dalam siaran Eating Well pada Selasa kemarin.
“Saat Anda merokok, bahan kimia tersebut melapisi lidah, pipi, gusi, dan dasar mulut, merusak DNA dalam sel-sel tersebut selama bertahun-tahun,” kata dokter gigi estetik Pia Lieb, D.D.S.
“Sel-sel dengan DNA yang rusak mulai membelah secara abnormal, dan di situlah kanker dimulai,” ia menambahkan.
Kebiasaan merokok juga berkontribusi pada peradangan kronis, yang dapat mendorong pertumbuhan kanker, serta bisa menghambat fungsi sel normal, yang meningkatkan peluang mutasi sel dan membuat kanker lebih mungkin berkembang.
Produk tembakau dan alkohol sama-sama bisa meningkatkan risiko kanker mulut. Mengonsumsi keduanya secara bersamaan menyebabkan risiko kanker mulut yang jauh lebih tinggi.
Ini terjadi karena alkohol bertindak sebagai pelarut, memungkinkan karsinogen dalam asap dari tembakau lebih mudah menembus jaringan di mulut dan tenggorokan.
Tidak menggunakan produk tembakau atau alkohol adalah cara terbaik untuk mengurangi risiko kanker mulut.
Saat kebiasaan merokok dihentikan, risiko terkena kanker mulut bisa menurun secara signifikan.
Lima tahun setelah seseorang berhenti merokok atau menggunakan produk tembakau, risikonya terkena kanker mulut, tenggorokan, dan kerongkongan dapat berkurang setengahnya.
“Dalam waktu 10 hingga 20 tahun, risiko mantan perokok mendekati risiko seseorang yang tidak pernah merokok. Mulut memiliki kemampuan luar biasa untuk sembuh begitu serangan berhenti,” kata Lieb.
Selain menghentikan kebiasaan merokok, penting pula menjaga kesehatan gigi dengan rutin menggosok gigi dua kali sehari serta memeriksakan kesehatan gigi ke dokter secara berkala.
Lieb menambahkan, vaksinasi bisa membantu mencegah infeksi HPV yang dapat menyebabkan kanker mulut.
(Ari Wibowo/goeh)
-
RIAU16/09/2026 18:32 WIB68 Kg Sabu Lenyap Jadi Abu, Bupati Kasmarni: Setiap Gram Narkoba Mengancam Masa Depan
-
RIAU16/09/2026 13:00 WIBSIM Bekas Disulap Jadi SIM Palsu, Polisi Bongkar Jaringan di Siak dan Pekanbaru
-
EKBIS16/09/2026 16:00 WIBDefiyan: RUU Migas Harus Tunduk pada Pasal 33
-
NASIONAL16/09/2026 19:30 WIBRocky Gerung: Polwan Punya Peran Penting Redam Konflik di Masyarakat
-
POLITIK16/09/2026 17:00 WIBDede Yusuf Bocorkan Threshold 4–5 Persen
-
NASIONAL16/09/2026 20:51 WIBKPU Pilih Optimalkan Anggaran 2027, Pengamat: Bentuk Disiplin Efesiensi
-
DUNIA16/09/2026 15:00 WIBNATO Tembak Jatuh Drone Asing di Lithuania
-
NASIONAL16/09/2026 16:00 WIBKPK Kejar Jejak Nusron di Kasus HGB Summarecon