DUNIA
Trump Ancam Inggris Soal Falkland
AKTUALITAS.ID – Hubungan diplomatik antara Washington dan London mendadak berada di ambang jurang ketegangan baru. Presiden AS Donald Trump dilaporkan tengah bersiap melayangkan ultimatum keras kepada Perdana Menteri Inggris Andy Burnham: tingkatkan anggaran belanja pertahanan hingga 5 persen dari PDB, atau AS akan mencabut dukungannya atas kedaulatan Inggris di Kepulauan Falkland (Malvinas).
Langkah ekstrem ini terungkap setelah pejabat senior Amerika Serikat membocorkan bahwa Pentagon tengah meninjau ulang komitmen seluruh sekutu NATO. Inggris kini menjadi target utama evaluasi Washington karena dinilai “masih pelit” dan tidak serius merespons dinamika ancaman global, meskipun rencana investasi militer London telah diumumkan pada Juni lalu.
“Percakapan berlangsung secara terbuka dan tidak ada opsi yang dikesampingkan dalam hal mendorong pembagian beban biaya security yang kami inginkan,” tegas sumber internal AS tersebut. Pihaknya mengisyaratkan bahwa pengalihan dukungan AS atas sengketa Falkland kepada Argentina—yang dipimpin oleh sekutu dekat Trump—bukan lagi sekadar gertakan kosong.
Sinyal bahaya ini langsung memicu reaksi keras dari London. Pemerintah Inggris secara tegas menyatakan kedaulatan atas Kepulauan Falkland tidak dapat ditawar maupun dijadikan komoditi negosiasi geopolitik.
“Kepulauan tersebut merupakan dan akan tetap menjadi Wilayah Seberang Laut Inggris sesuai dengan keinginan penduduk setempat,” ujar juru bicara Pemerintah Inggris menepis gertakan Washington. London menekankan status mereka sebagai pembayar belanja tunai pertahanan terbesar ketiga di NATO serta satu-satunya kekuatan Eropa yang menyediakan penangkal nuklir untuk aliansi.
Di dalam negeri Inggris, gertakan Trump dipandang sebagai strategi pemerasan politik yang dangkal. Ketua Partai Konservatif, Kemi Badenoch, mengecam isu peninjauan kebijakan ini sebagai omong kosong yang serupa dengan manuver Trump saat mengancam akan mencaplok Greenland. Sementara itu, mantan panglima tertinggi Angkatan Laut Kerajaan Inggris, Laksamana Lord West, menegaskan bahwa militer Inggris tidak butuh pengakuan AS untuk mempertahankan Falkland.
Meski London mencoba bersikap tenang, retorika keras dari Gedung Putih menunjukkan pola nyata: Trump tak ragu menjadikan sengketa teritorial vital sekutu terdekatnya sebagai alat tekan demi memaksakan agenda ekonomi-politik Washington. (Mun)
-
NUSANTARA31/08/2026 11:45 WIBSinabung Erupsi, Abu Hitam Membumbung 3,5 Kilometer
-
RIAU31/08/2026 11:15 WIBTurnamen Menembak Bengkalis Berakhir Damai & Sportif
-
JABODETABEK31/08/2026 07:00 WIBMisteri Kematian Bambang, Elite Politik Bungkam
-
EKBIS31/08/2026 11:30 WIBDaftar Harga BBM Swasta vs Pertamina per 31 Agustus 2026
-
OASE31/08/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Mengatur Hidup dari Akidah hingga Politik
-
NUSANTARA31/08/2026 16:00 WIBPengamat SDI: Janji 15 Desember Jadi Pesan Tegas Dasco kepada Pendemo
-
EKBIS31/08/2026 09:30 WIBIHSG Zona Merah Awal Pekan
-
EKBIS31/08/2026 10:30 WIBRupiah Melemah 0,23%