Connect with us

DUNIA

Indonesia Walk Out! Netanyahu Sebut “Pengecut Moral”

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: meta - ai

AKTUALITAS.ID – Panggung Sidang Majelis Umum PBB di New York mendadak memanas. Diplomat dan delegasi Republik Indonesia (RI) secara terbuka melakukan aksi walk out (WO) atau angkat kaki dari ruang sidang tepat saat Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, melangkah ke mimbar utama pada Kamis (25/9/2926).

Aksi boikot diplomatik ini terekam jelas dalam rekaman video Perwakilan Tetap Republik Indonesia (PTRI) New York yang dirilis Kementerian Luar Negeri. Terlihat seluruh anggota delegasi Indonesia langsung berdiri, merapikan barang bawaan, dan meninggalkan barisan bangku Indonesia hingga kosong melompong.

Tak cuma Indonesia, gelombang boikot ini juga diikuti secara serentak oleh puluhan diplomat dari negara lain sebagai bentuk protes keras atas pendudukan dan agresi brutal Israel di Palestina yang telah memakan korban lebih dari 75.000 jiwa.

Melihat barisan diplomat dunia berbondong-bondong mengosongkan ruangan, Netanyahu tak mampu menyembunyikan kekesalan dan kepanikannya. Di atas mimbar utama yang mendadak sepi, ia merespons aksi tegas tersebut dengan kalimat sinis bernada hinaan.

“Jika masih ada pengecut moral yang belum meninggalkan ruangan ini, silakan lakukan sekarang. Terima kasih banyak,” ceplos Netanyahu dengan nada emosional saat menyaksikan para diplomat berjalan keluar.

Aksi walk out ini makin mempertegas posisi konsisten Indonesia yang berada di garis depan mendukung kemerdekaan Palestina. Di sisi lain, manuver politik Netanyahu di markas besar PBB justru berujung pada kegagalan tragis.

Niat awal Netanyahu memanfaatkan panggung PBB untuk mendongkrak popularitasnya jelang Pemilu Israel justru berbalik menjadi tamparan keras. Ambisinya untuk menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden AS Donald Trump dilaporkan bertepuk sebelah tangan setelah Trump enggan menemuinya dan justru memilih bertemu dengan Wali Kota New York, Zohran Mamdani.

Isolasi diplomatik dari Indonesia dan dunia internasional ini menjadi bukti nyata bahwa narasi perang Netanyahu makin kehilangan tempat di panggung global. (Mun)

TRENDING

Exit mobile version