Connect with us

DUNIA

Trump Kesal Inggris Lepas 5 Tersangka Teror

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan kritik terbuka terhadap keputusan otoritas Inggris yang membebaskan lima orang tersangka yang diduga terkait rencana serangan terhadap pangkalan udara Royal Air Force (RAF) Fairford di Gloucestershire.

Pangkalan RAF Fairford merupakan fasilitas militer strategis yang selama ini digunakan oleh pasukan Amerika Serikat dan NATO. Lokasi tersebut memiliki peran penting dalam berbagai operasi militer Barat, termasuk dukungan terhadap misi di kawasan Timur Tengah.

Berbicara kepada awak media di Ruang Oval Gedung Putih, Trump mengaku tidak sepakat dengan langkah Inggris yang membebaskan para tersangka meski penyelidikan masih berlangsung.

“Saya tahu jawabannya. Saya bisa sangat spesifik, tetapi saya lebih suka tidak mengatakannya,” kata Trump.

Pernyataan itu memicu spekulasi baru setelah Trump mengisyaratkan bahwa aksi para tersangka kemungkinan memiliki kaitan dengan Iran. Namun, Presiden AS tersebut tidak menjelaskan lebih lanjut dasar dugaan yang disampaikannya.

Padahal sebelumnya Trump sempat memuji langkah cepat aparat Inggris yang berhasil menangkap para terduga pelaku. Saat itu ia bahkan menyebut respons London sebagai tindakan yang luar biasa.

Kasus ini bermula ketika Kepolisian Gloucestershire menerima laporan mengenai keberadaan tiga kendaraan mencurigakan yang bergerak menuju kawasan RAF Fairford pada Minggu dini hari.

Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat keamanan langsung melakukan operasi dan mengamankan lima orang yang dicurigai melanggar Undang-Undang Bahan Peledak Inggris.

Karena menyangkut lokasi strategis militer, kasus tersebut kemudian diambil alih oleh unit kepolisian antiterorisme Inggris untuk penyelidikan lebih mendalam.

Kelima orang yang ditangkap diketahui merupakan warga negara Inggris asal London dengan rentang usia 23 hingga 25 tahun.

Namun, di tengah proses penyelidikan yang masih berjalan, pihak berwenang Inggris memutuskan membebaskan mereka dengan jaminan. Keputusan itu menjadi pemicu kritik keras dari Trump.

Meski para tersangka telah dibebaskan, aparat Inggris menegaskan kasus tersebut belum ditutup dan investigasi terus dilakukan guna mengungkap motif, jaringan, maupun kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Perwira senior antiterorisme Inggris, Laurence Taylor, mengatakan penyidik sedang menelaah seluruh kemungkinan yang melatarbelakangi insiden tersebut.

“Termasuk kemungkinan bahwa ini dilakukan secara aktif oleh pihak ketiga atau individu yang secara sadar atau tidak sadar bekerja atas nama negara asing,” ujar Taylor.

Pernyataan itu semakin memperkuat perhatian internasional terhadap kasus yang menyasar pangkalan militer strategis milik sekutu Barat tersebut.

Dengan masih berlangsungnya penyelidikan, kasus RAF Fairford kini tidak hanya menjadi isu keamanan Inggris, tetapi juga berkembang menjadi sorotan geopolitik yang melibatkan kepentingan Amerika Serikat dan stabilitas keamanan kawasan. (Mun)

Continue Reading

TRENDING

Exit mobile version