EKBIS
Rupiah Melemah Terhadap Dolar AS di Awal Perdagangan
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar rupiah terpantau masih bergerak melemah hingga pembukaan perdagangan pagi ini.
Mengacu data Bloomberg, Jumat, (7/2/2025), rupiah melemah hingga satu poin atau 0,01 persen menjadi Rp16.340 per USD dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di posisi Rp16.341 per USD.
Sementara itu, berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah melemah hingga lima poin atau 0,03 persen menjadi Rp16.329 per USD dibandingkan perdagangan sebelumnya di posisi Rp16.329 per USD.
Mata uang dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada perdagangan Kamis waktu setempat. Mata uang Paman Sam ini menggeliat setelah sehari sebelumnya dipukul mundur enam mata uang utama dunia.
Melansir Xinhua, Jumat, 7 Februari 2025, indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,1 persen menjadi 107,690 pada pukul 3:00 sore (2000 GMT).
Pada perdagangan sore di New York, euro turun menjadi 1,0385 dolar AS dari 1,0407 dolar pada sesi sebelumnya. Sementara pound Inggris turun menjadi 1,2436 dolar dari 1,2506 dolar pada sesi sebelumnya.
Dolar AS dibeli 151,39 yen Jepang, lebih rendah dari 152,53 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9051 franc Swiss dari 0,9010 franc Swiss, dan naik menjadi 1,4319.
Selanjutnya, mata uang dolar Kanada naik dari 1,4315 dolar Kanada. Dolar AS naik menjadi 10,8963 kronor Swedia dari 10,8955 kronor Swedia. (Yan Kusuma)
-
RILEKS04/04/2026 15:45 WIBLogika Jaksa, Kreativitas Amsal Sitepu Harus Pakai Tenaga Dalam
-
DUNIA04/04/2026 11:15 WIBBreaking News! 3 Prajurit TNI Terluka dalam Ledakan di UNIFIL Lebanon
-
NUSANTARA04/04/2026 06:30 WIBMerapi Semburkan Awan Panas Guguran Sejauh 2 KM pada Sabtu Dini Hari
-
JABODETABEK04/04/2026 09:30 WIBPemotor Tewas Ditabrak Truk Dinas TNI di Jakbar
-
NASIONAL04/04/2026 10:00 WIBJokowi Bungkam Soal AHY dan Puan Disebut Koordinator Isu Ijazah
-
OASE04/04/2026 05:00 WIBSabda Nabi Ini Bongkar Karakter 4 Khalifah Utama
-
JABODETABEK04/04/2026 10:30 WIBTangki Air Renggut Nyawa 4 Pekerja di Jaksel
-
POLITIK04/04/2026 07:00 WIBSaid Abdullah: Israel Harus Diisolasi Dunia

















