NUSANTARA
Merapi Semburkan Awan Panas Guguran Sejauh 2 KM pada Sabtu Dini Hari
AKTUALITAS.ID – Aktivitas vulkanik Gunung Merapi kembali meningkat pada Sabtu dini hari (4/4/2026), ditandai dengan terjadinya awan panas guguran yang meluncur hingga 2 kilometer.
Berdasarkan laporan Badan Geologi melalui BPPTKG, peristiwa terjadi pada pukul 00.06 WIB dan terpantau jelas melalui kamera pemantau (CCTV).
Awan panas tersebut bergerak ke arah barat daya, tepatnya menuju hulu Kali Sat atau Kali Putih, yang dikenal sebagai salah satu jalur aliran material vulkanik Merapi.
Dari sisi teknis, aktivitas ini terekam dengan amplitudo maksimum mencapai 80 mm dan durasi gempa selama 146,3 detik, menunjukkan energi yang cukup signifikan.
Meski terjadi peningkatan aktivitas, status Gunung Merapi masih berada pada Level III atau Siaga. Namun, otoritas mengingatkan bahwa potensi bahaya tetap tinggi, terutama di sektor-sektor yang menjadi jalur luncuran material vulkanik.
Masyarakat diminta untuk tidak beraktivitas di zona bahaya yang telah ditetapkan, serta menjauhi alur sungai yang berhulu di Merapi guna mengantisipasi ancaman lahar dan awan panas susulan.
Selain itu, warga diimbau untuk selalu mengikuti informasi resmi dari BPPTKG dan pemerintah daerah, serta tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang belum terverifikasi.
Peningkatan aktivitas ini menjadi pengingat bahwa Gunung Merapi masih berada dalam fase aktif. Kewaspadaan dan kepatuhan terhadap rekomendasi otoritas menjadi kunci utama untuk meminimalkan risiko di tengah potensi erupsi yang dapat terjadi sewaktu-waktu. (Kusuma/Mun)
-
JABODETABEK22/05/2026 09:04 WIBKonflik Ahmad Bahar dan Hercules Memanas, Putri Bahar Mengaku Diintimidasi
-
NASIONAL22/05/2026 14:00 WIBDenny JA: Jika Berhasil, Prabowo akan Dikenang sebagai Bapak Kemandirian Bangsa
-
JABODETABEK22/05/2026 08:00 WIBInvestigasi Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Bekasi Timur Masih Berjalan, Ini Temuan Awalnya
-
NUSANTARA22/05/2026 10:00 WIBSeleksi Koperasi Desa Merah Putih Membludak, 12.491 Peserta Ikuti Tes Mental Ideologi
-
PAPUA TENGAH22/05/2026 13:00 WIBDinkes Mimika Dorong Pencegahan Stunting Lewat Kolaborasi Tokoh Masyarakat
-
NASIONAL22/05/2026 17:00 WIBPengamat Sebut Pembatasan Masa Jabatan Kapolri Berbahaya
-
JABODETABEK22/05/2026 16:00 WIBKecelakaan KA Argo Bromo dan Commuter Line, Sopir Taksi Green SM Jadi Tersangka
-
PAPUA TENGAH22/05/2026 15:00 WIBMimika Jadi yang Tertinggi di Papua Tengah, Disdukcapil Kebut Pemutakhiran Database OAP

















