NUSANTARA
Nekat Demi Konten, 20 Pendaki Ilegal Terjaring Razia di Gunung Merapi Berstaus Siaga
AKTUALITAS.ID – Sebanyak 20 pendaki ilegal terjaring razia setelah berani menembus zona berbahaya Gunung Merapi yang berstatus Siaga (Level III) pada Minggu (13/4/2025). Mereka ditangkap oleh petugas saat mencoba mendaki gunung yang sebenarnya telah ditutup untuk pendakian sejak 2018 akibat tingginya aktivitas vulkanik.
Kelompok yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, hingga karyawan yang datang dari berbagai wilayah di Jawa Tengah dan DIY ini nekat menaklukkan Merapi, meski risiko ancaman guguran lava dan awan panas yang dapat terjadi kapan saja masih sangat tinggi. Kepala Pelaksana BPBD DIY menyatakan kekecewaannya atas tindakan berbahaya ini, mengingat keselamatan yang terancam oleh aktivitas vulkanik yang terus berlangsung.
Larangan pendakian yang sudah diberlakukan selama tujuh tahun tak menyurutkan semangat mereka. Kemungkinan besar, pendaki-pendaki ini melanggar demi konten media sosial atau sekadar mencari sensasi di dunia maya. BPBD DIY pun menegaskan kembali Merapi yang berstatus Siaga bukan tempat untuk berpetualang, dan mengimbau masyarakat untuk mematuhi peraturan demi keselamatan pribadi dan orang lain.
Pihak berwenang juga mengingatkan agar masyarakat tidak tergoda untuk melakukan tindakan berbahaya demi popularitas sesaat, karena akibatnya bisa sangat fatal. (Mun/Yan Kusuma)
-
NASIONAL12/03/2026 20:45 WIBSegini Harta Kekayaan Yaqut Cholil Qoumas yang Kini Ditahan KPK
-
FOTO12/03/2026 23:38 WIBFOTO: Herwyn Malonda Luncurkan Buku Bawaslu di Tengah Era Big Data
-
NASIONAL12/03/2026 20:21 WIBTerbukti Rugian Negara Rp622 Miliar, KPK Tahan Yaqut Cholil Qoumas
-
EKBIS12/03/2026 16:30 WIBPerkuat Hilirisasi Pertanian, Kementan-Kemendiktisaintek-BRIN Bersinergi
-
EKBIS12/03/2026 09:30 WIBRupiah Tergelincir ke Rp16.899 di Awal Perdagangan
-
NUSANTARA12/03/2026 15:30 WIBBMKG: Cuaca Ekstrem Ancam Jalur Penerbangan Timur
-
EKBIS12/03/2026 10:30 WIBIHSG Hari Ini Melemah di Tengah Tekanan Global
-
OTOTEK12/03/2026 19:30 WIBSiap Tandingi Ferrari dan McLaren, BYD Berencana Gabung di Formula 1

















