EKBIS
IHSG Bergerak On-Off, Nilai Saham Puncak dan Ambruk
AKTUALITAS.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Selasa, (24/2/2026) bergerak fluktuatif. Indeks sempat menguat tajam saat pembukaan pagi namun kemudian tertekan dan turun pada sesi awal transaksi.
Pada pembukaan pasar, IHSG naik 31,97 poin atau sekitar 0,44% ke posisi 8.428,05. Namun menjelang pukul 09.50 WIB, indeks kembali melemah sekitar 30 poin ke level 8.366, mencerminkan volatilitas pasar sepanjang sesi pagi.
Aktivitas Perdagangan & Volume Transaksi
Berdasarkan data dari IDX, volume perdagangan saham mencapai 16,54 miliar lembar saham dalam satu jam pertama. Total nilai transaksi tercatat mencapai Rp7,22 triliun dengan frekuensi lebih dari 1 juta kali transaksi.
📈 Saham Top Gainers
Sejumlah saham justru mencatatkan lonjakan signifikan dan masuk dalam daftar top gainers, bahkan mencapai batas auto rejection atas (ARA):
PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS) naik 25% menjadi Rp530
PT Bank Mega Tbk (MEGA) melonjak 24,7% menjadi Rp5.150
PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS) melesat 24,56% menjadi Rp284
PT Yeloo Integra Nusantara Tbk (YELO) naik 22,83% ke Rp156
PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) menanjak 19,59% ke Rp232
Lonjakan saham-saham ini menunjukkan adanya minat beli kuat pada sektor tertentu meski indeks bergerak fluktuatif.
Saham Top Losers
Di sisi lain, sejumlah saham juga mencatat penurunan signifikan:
PT Indosping Tbk (INDS) turun 14,9%, menyentuh batas auto rejection bawah (ARB)
PT Kentanix Supra International Tbk (KSIX) turun 7,61%
PT Sumi Indo Kabel Tbk (IKBI) terpangkas 7,2%
PT Damai Sejahtera Abadi Tbk (UFOE) turun 7%
PT Buana Artha Anugerah Tbk (STAR) anjlok 6,9%
Penurunan ini turut menekan performa IHSG di awal perdagangan meskipun ada beberapa saham unggulan yang tetap kuat.
Pengaruh Pasar Asia
IHSG pagi ini juga dipengaruhi pergerakan bursa saham Asia yang bervariasi. Hang Seng (Hong Kong) turun 1,69%, sementara Straits Times (Singapura) melemah 0,68%. Di sisi lain, Shangai (China) dan Nikkei (Jepang) justru menguat masing-masing 1,06% dan 0,76%, mencerminkan dinamika global yang turut memengaruhi pasar domestik. (Firmansyah/Mun)
-
OTOTEK23/02/2026 15:30 WIBKiamat HP Biasa? Penjualan Ponsel Lipat Diprediksi Meroket 30%
-
EKBIS23/02/2026 16:30 WIBKomisi V DPR Minta Diskon Tiket Pesawat Mudik 20 Persen
-
JABODETABEK23/02/2026 14:30 WIBSatu Orang Meninggal Dunia Akibat Pemotor Lawan Arus di Bogor
-
NASIONAL23/02/2026 16:00 WIBKapolri: Oknum Brimob Aniaya Anak Pasti Dihukum Berat
-
RIAU23/02/2026 23:00 WIBBagi-bagi Takjil, LAM Apresiasi kegiatan Bazar Ramadan di Bengkalis
-
PAPUA TENGAH23/02/2026 21:10 WIBSelama Ramadan, Apel Gabungan OPD di Kantor Puspem Mimika Ditiadakan
-
DUNIA23/02/2026 17:30 WIBBadai Salju Hebat Landa Timur Laut AS
-
DUNIA23/02/2026 15:00 WIBRatusan Pasukan AS Ditarik dari Qatar & Bahrain di Tengah Ketegangan dengan Iran

















