EKBIS
IHSG Menguat di Tengah Sentimen Global dan MSCI
AKTUALITAS.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia dibuka menguat pada perdagangan Senin (23/2/2026) pagi. IHSG naik 62,77 poin atau 0,76 persen ke posisi 8.334,54.
Bahkan pada awal sesi, IHSG sempat melonjak 94,79 poin atau 1,15 persen ke level 8.366,56. Hingga pukul 09.20 WIB, penguatan terpangkas namun tetap bertahan di kisaran 0,9 persen. Indeks bergerak di rentang 8.327,56 hingga 8.375,08.
Sebanyak 381 saham tercatat menguat, 219 saham melemah, dan 358 saham stagnan. Total frekuensi perdagangan mencapai 690.380 kali dengan volume 11,5 miliar saham dan nilai transaksi harian sekitar Rp4,7 triliun. Kapitalisasi pasar kembali menyentuh Rp15.000 triliun. Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat berada di kisaran Rp16.827.
Sektor Saham Mayoritas Menguat
Penguatan IHSG ditopang mayoritas sektor yang berada di zona hijau. Sektor bahan baku (basic) mencatat kenaikan terbesar hingga 2,68 persen. Disusul sektor teknologi naik 1,41 persen, energi 1,39 persen, dan keuangan 1,23 persen.
Sektor consumer nonsiklikal bertambah 0,94 persen, consumer siklikal naik 0,90 persen, kesehatan menguat 0,52 persen, properti 0,33 persen, infrastruktur 0,11 persen, serta transportasi dan logistik 0,23 persen.
Adapun sektor industri masih tertekan 0,41 persen dan consumer nonprimer melemah 0,15 persen.
Dari sisi indeks unggulan, LQ45 naik 0,66 persen, Jakarta Islamic Index (JII) menguat 0,92 persen, IDX30 bertambah 0,72 persen, dan Investor33 naik 0,67 persen.
Saham Top Gainers dan Top Losers
Sejumlah saham mencatatkan penguatan signifikan, di antaranya:
PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) melonjak 30,56 persen
PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) naik 24,56 persen
PT Bank Mega Tbk (MEGA) menguat 22,36 persen
PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) naik 19,64 persen
PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA) terapresiasi 14,29 persen
Sementara tekanan jual terjadi pada:
PT Indospring Tbk (INDS) turun 14,75 persen
PT Hillcon Tbk (HILL) melemah 13,79 persen
PT Indo Premier Investment Management Tbk (XIML) terkoreksi 12,24 persen
PT Imago Mulia Persada Tbk (LFLO) turun 8,62 persen
PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM) melemah 8,07 persen
Saham perbankan besar seperti PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga menguat 1,46 persen ke Rp5.200 per saham, dengan nilai transaksi Rp75,7 miliar.
Sentimen Global dan Domestik
Dari eksternal, sentimen positif datang setelah Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan sebagian besar tarif impor yang diberlakukan Presiden Donald Trump berdasarkan Undang-undang Kekuasaan Ekonomi Darurat Internasional (IEEPA) 1977. Putusan tersebut dinilai melemahkan kebijakan tarif sepihak dan memberikan kepastian lebih besar pada perdagangan global.
Sementara dari dalam negeri, investor mencermati perkembangan Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat. Meski telah ditandatangani, perjanjian tersebut masih menunggu proses ratifikasi di DPR sehingga belum berlaku efektif secara hukum.
Tambahan sentimen datang dari persetujuan MSCI atas proposal BEI dan OJK. Namun pelaku pasar juga memperhatikan kewajiban 267 emiten untuk meningkatkan porsi free float dari 7,5 persen menjadi 15 persen.
Analis menilai kombinasi sentimen global dan domestik tersebut berpotensi menjadi katalis positif bagi pergerakan IHSG dalam jangka pendek, selama stabilitas makroekonomi dan nilai tukar tetap terjaga. (Firmansyah/Mun)
-
NASIONAL24/07/2026 17:00 WIBKPK Periksa Pejabat Kemenhut, Telusuri Pertemuan Bupati Kuansing dengan Raja Juli
-
POLITIK24/07/2026 14:00 WIBPAN Minta RUU Pemilu Tak Jadi Alat Politik
-
NASIONAL24/07/2026 23:59 WIBMensos Saifullah Yusuf Tindak Lanjuti Temuan ICW soal Pengadaan Sekolah Rakyat
-
POLITIK24/07/2026 16:00 WIBPrabowo Tegaskan Indonesia Nonblok dan Konsisten Dukung Kemerdekaan Palestina
-
NUSANTARA24/07/2026 13:30 WIBTiga Kakak Beradik Tewas Terjebak Saat Rumah Panggung Dilalap Api
-
RIAU24/07/2026 17:23 WIBKapolda Riau Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelaku Kejahatan Lingkungan
-
NASIONAL24/07/2026 19:30 WIBRieke Soroti Komunitas Lari WNA di Bali, Ingatkan Soal Ruang Publik dan Hukum
-
OLAHRAGA24/07/2026 17:44 WIBShin Tae-yong Buka Suara soal Larangan Melatih 10 Tahun dari KFA Korea Selatan

















