Connect with us

EKBIS

IHSG Awal September Dibuka Menguat

Aktualitas.id -

Ilustrasi, dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Pasar modal Indonesia langsung tancap gas mengawali perdagangan bulan baru. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat tajam pada perdagangan Selasa (1/9/2026) pagi, di tengah gempuran sentimen global yang mencekat pasar.

Membuka sesi di level 6.538,12 atau naik 0,19 persen, IHSG langsung melanjutkan manuvernya. Hanya dalam kurun semenit pascabuka, indeks meroket hingga 0,41 persen ke level 6.552, bahkan sempat menyentuh titik tertingginya di 6.555,61.

Aksi borong saham oleh investor tak terbendung. Sebanyak 353 saham tercatat menguat, berbanding terbalik dengan 132 saham yang melemah dan 478 saham stagnan. Nilai transaksi awal perdagangan pun langsung menembus angka ratusan miliar rupiah hanya dalam hitungan menit.

BACA JUGA  Jelang Akhir Pekan, IHSG Menguat 16 Poin ke Level 6.063

Laju hijau IHSG kali ini dipicu oleh kecermatan pelaku pasar yang mengamati rilis data ekonomi domestik, sekaligus memantau eskalasi konflik geopolitik yang memanas antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Saham-Saham Top Gainers ‘Mengamuk’

Di tengah reli IHSG pagi ini, sejumlah saham mencatatkan lonjakan fantastis hingga menyentuh batas Auto Rejection Atas (ARA):

BSIM: Cetak ARA dengan kenaikan spektakuler 25% ke posisi Rp1.100.

GTRA: Melonjak tajam 23,64% ke level Rp272.

PEHA: Melesat 22,37% ke posisi Rp270.

AIMS: Menguat 16,83% ke level Rp472.

INCI: Meroket 16,06% ke level Rp795.

Penguatan pagi ini sekaligus melanjutkan tren positif dari perdagangan hari sebelumnya, di mana IHSG ditutup menguat tipis ke level 6.525 kendati sempat dihantam aksi jual bersih (net sell) jumbo pada saham-saham besar seperti CPIN (Rp681,85 miliar), EMAS (Rp189,36 miliar), dan BUKA (Rp129,43 miliar).

BACA JUGA  Tragis! IHSG Makin dalam Terperosok Usai Trading Halt

Sektor industri (+1,46%) dan energi (+1,12%) menjadi penopang utama yang memimpin pergerakan positif bursa hari ini. Apakah IHSG mampu mempertahankan zona hijaunya hingga akhir penutupan perdagangan nanti? Para pelaku pasar disarankan tetap waspada terhadap volatilitas global. (Firman/Mun)

TRENDING