JABODETABEK
Diduga Hendak Merampas Uang, Dua Pria Ini Nekat Hancurkan Mesin ATM Pakai Batu
AKTUALITAS.ID – Sebanyak dua pria berinisial SF (38) dan AS (36) ditangkap polisi karena melakukan aksi pengerusakan terhadap sebuah mesin ATM bank Mandiri. Peristiwa ini terjadi di gerai yang terletak di RS Eva Sari, Rawasari, Cempaka Putih, Selasa (5/2) lalu. “Pelaku secara bersama sama merusak mesin ATM Bank Mandiri mengunakan tangan kosong dan batu koblok […]
AKTUALITAS.ID – Sebanyak dua pria berinisial SF (38) dan AS (36) ditangkap polisi karena melakukan aksi pengerusakan terhadap sebuah mesin ATM bank Mandiri.
Peristiwa ini terjadi di gerai yang terletak di RS Eva Sari, Rawasari, Cempaka Putih, Selasa (5/2) lalu.
“Pelaku secara bersama sama merusak mesin ATM Bank Mandiri mengunakan tangan kosong dan batu koblok warna merah,” kata Kapolsek Cempaka Putih Kompol Rosiana Nurwidajati dalam keterangannya, Jumat (8/2/2019).
Aksi kedua pria asal Indonesia Timur itu diketahui oleh satpam berinisial SR (53) yang sedang bertugas. Ia mendengar keributan di ruangan mesin ATM hingga melakukan pengechekan.
“Ternyata benar melihat pelaku sedang merusak mesin ATM dan saksipun menegur dan melarangnya,” jelas Rosiana.
Meski sempat keluar, kedua pelaku nekat mengambil batu konblok dan memecahkan merusaknya sehingga berakibat mesin ATM rusak dan tidak bisa terpakai.
Dari keterangan sementara, lanjut Rosiana, pelaku melakukan perbuatannya karena kartu ATMnya tertelan.
“Ia sempat menghubungi pihak Bank tetapi tidak tersambung. Hal itu membuatnya emosi dan merusak mesin ATM tersebut,;” ungkap Rosiana.
Rosiana menjelaskan, pelaku langsung diamankan Oleh Polsek Cempaka Putih. Ia tengah diperiksa soal kemungkinan terkait jaringan pembobol ATM.
“Tersangka dikenakan pasal 170 Kuhp dengan ancaman hukuman palign lama 5 tahhn 6 bulan,” tutup Rosiana.
AKTUALITAS.ID – Diduga hendak Merampas Uang, Dua Pria ini Nekat Hancurkan Mesin ATM Pakai Batu
Sebanyak dua pria berinisial SF (38) dan AS (36) ditangkap polisi karena melakukan aksi pengerusakan terhadap sebuah mesin ATM bank Mandiri.
Peristiwa ini terjadi di gerai yang terletak di RS Eva Sari, Rawasari, Cempaka Putih, Selasa (5/2) lalu.
“Pelaku secara bersama sama merusak mesin ATM Bank Mandiri mengunakan tangan kosong dan batu koblok warna merah,” kata Kapolsek Cempaka Putih Kompol Rosiana Nurwidajati dalam keterangannya, Kamis (7/2/2019).
Aksi kedua pria asal Indonesia Timur itu diketahui oleh satpam berinisial SR (53) yang sedang bertugas. Ia mendengar keributan di ruangan mesin ATM hingga melakukan pengechekan.
“Ternyata benar melihat pelaku sedang merusak mesin ATM dan saksipun menegur dan melarangnya,” jelas Rosiana.
Meski sempat keluar, kedua pelaku nekat mengambil batu konblok dan memecahkan merusaknya sehingga berakibat mesin ATM rusak dan tidak bisa terpakai.
Dari keterangan sementara, lanjut Rosiana, pelaku melakukan perbuatannya karena kartu ATMnya tertelan.
“Ia sempat menghubungi pihak Bank tetapi tidak tersambung. Hal itu membuatnya emosi dan merusak mesin ATM tersebut,;” ungkap Rosiana.
Rosiana menjelaskan, pelaku langsung diamankan Oleh Polsek Cempaka Putih. Ia tengah diperiksa soal kemungkinan terkait jaringan pembobol ATM.
“Tersangka dikenakan pasal 170 Kuhp dengan ancaman hukuman palign lama 5 tahhn 6 bulan,” tutup Rosiana. [Kanu]
-
PAPUA TENGAH16/02/2026 16:46 WIBPria Paruh Baya di Mimika Ditemukan Gantung Diri
-
NASIONAL16/02/2026 18:30 WIBBareskrim: AKBP Didik Miliki Narkoba untuk Konsumsi
-
PAPUA TENGAH16/02/2026 15:16 WIBTiga Unsur Ini Punya Peran Penting untuk Penyelesaian Tapal Batas Kapiraya
-
RAGAM16/02/2026 13:30 WIBHilal Diprediksi Tak Terlihat 17 Februari, Ini Perkiraan Awal Ramadan 2026 di Berbagai Negara
-
OLAHRAGA16/02/2026 19:41 WIBDidukung PTFI, Tiga Pemain PFA Tempah Kemampuan di Klub Austria
-
OLAHRAGA16/02/2026 20:30 WIBBayern Muenchen Masih Perkasa di Puncak Klasemen
-
NUSANTARA16/02/2026 12:30 WIBKepergok Curi Motor, Maling di Rangkasbitung Jadi Bulan-bulanan Warga
-
NUSANTARA16/02/2026 14:30 WIBWaspada! Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Sangat Lebat 16-21 Februari 2026 Menurut BMKG

















