JABODETABEK
Cepat dan Dekat! SIM Keliling Jakarta Minggu 5 Oktober Buka di 3 Lokasi
AKTUALITAS.ID – Bagi Anda warga Ibu Kota yang masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM) A atau C akan segera habis, jangan lewatkan layanan SIM Keliling dari Polda Metro Jaya yang beroperasi pada hari Minggu, (5/10/2025). Layanan ini hadir di tiga titik strategis untuk mempermudah perpanjangan SIM Anda.
Layanan SIM Keliling akan beroperasi mulai pukul 07.00 hingga 12.00 WIB di lokasi berikut:
Jakarta Timur: Jl Raden Inten Kalimalang samping Mc Donald’s Duren Sawit.
Jakarta Barat: Jl Panjang samping Indomaret Kebon Jeruk.
Jakarta Selatan: Jl Sultan Iskandar Muda depan Plaza Auto Kebayoran Lama.
Layanan ini dikhususkan hanya untuk permohonan perpanjangan SIM A dan SIM C. Pastikan Anda mengurus perpanjangan sebelum masa berlaku SIM habis, karena jika sudah kedaluwarsa, Anda diwajibkan untuk mengajukan permobitan SIM baru.
Persyaratan dan Biaya Perpanjangan
Berdasarkan PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak, biaya perpanjangan SIM adalah:
SIM A: Rp 80.000,-
SIM C: Rp 75.000,-
Siapkan juga dokumen persyaratan berikut agar proses perpanjangan Anda berjalan lancar:
Foto Kopi KTP yang masih berlaku.
Foto Kopi SIM lama dan SIM asli.
Bukti Cek Kesehatan.
Bukti Tes Psikologi.
Manfaatkan kesempatan ini untuk perpanjang SIM Anda tanpa harus jauh-jauh ke Satpas utama. Segera kunjungi lokasi SIM Keliling terdekat! (Yan Kusuma/Mun)
-
NUSANTARA16/08/2026 19:00 WIBKorban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 51
-
EKBIS16/08/2026 13:00 WIBPromo Merdeka! BBM Pertamina Diskon Rp450/Liter
-
OASE16/08/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Bongkar Dahsyatnya Gempa
-
NASIONAL16/08/2026 06:00 WIBEddy Soeparno Puji Pidato Prabowo Soal Ekonomi Karbon
-
DUNIA16/08/2026 18:00 WIBChina Mulai Tekan AS di Pasar Chip Memori
-
NASIONAL16/08/2026 11:00 WIBBenda Militer Jatuh Hantam Mobil Warga, TNI AU Minta Maaf dan Langsung Tanggung Jawab
-
DUNIA16/08/2026 12:00 WIBBlackout Serempak Guncang 4 Negara
-
NASIONAL16/08/2026 09:00 WIBSosok Susanah yang Dipanggil di Pidato Negara Ternyata Bukan Buruh Pengupas Bawang