Connect with us

NASIONAL

Densus 88 Bongkar Jaringan Teror di 6 Provinsi

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri kembali menunjukkan taringnya. Lewat sebuah operasi senyap yang terukur, pasukan elite antiteror ini sukses menggulung 11 tersangka tindak pidana terorisme secara serentak di enam provinsi pada Jumat (2/10/2026).

Keenam wilayah yang menjadi target operasi penyergapan tersebut meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Riau, dan Maluku Utara.

Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Mayndra Eka Wardhana, membeberkan bahwa kesebelas tersangka yang diringkus memiliki afiliasi kuat dengan paham radikal Daulah Islamiyah serta jaringan terorisme lainnya. Mereka berinisial HN (43), SM alias NM (52), HA (45), YDKAP (22), Y (36), S (49), A (32), CG (29), MF (37), AF (26), dan MW (42).

Modus operandi komplotan ini terbilang rapi dan modern. Mereka memanfaatkan platform daring (online) untuk menggelar pertemuan virtual lintas wilayah. Lewat rapat-rapat gelap di dunia maya inilah mereka melakukan indoktrinasi, konsolidasi kekuatan, hingga mencuci otak para rekrutan baru.

“Adapun peran mereka mulai dari konsolidasi jaringan, kegiatan pelatihan, penyebaran propaganda, rekrutmen baik secara langsung maupun melalui media sosial, hingga pemufakatan tindak pidana terorisme,” tegas Kombes Mayndra, Minggu (4/10/2026).

Fakta yang paling mengerikan terungkap dari hasil penyidikan awal. Densus 88 menemukan bukti bahwa kelompok ini tidak sekadar berwacana di dunia maya, melainkan sudah mematangkan persiapan aksi teror di lapangan. Sebagian tersangka terbukti telah menggelar pelatihan fisik ekstrem hingga latihan menembak ala militer.

Pascapenangkapan, Densus 88 langsung melakukan penggeledahan dan penyitaan sejumlah barang bukti penting dari lokasi persembunyian para tersangka.

Kini, pihak kepolisian masih terus memburu jejak jaringan lain yang terafiliasi dengan komplotan ini. Penyidik tengah menguliti barang bukti digital dan fisik untuk membongkar siapa saja aktor intelektual maupun donatur di balik jaringan Daulah Islamiyah lintas provinsi tersebut guna mencegah terjadinya aksi teror berdarah di Tanah Air. (Bowo/Mun)

Pulang Antar Adik Sekolah, Pemotor Karawaci Mandi Darah Dibacok Begal

AKTUALITAS.ID – Aksi pembegalan brutal bersenjata tajam kembali meneror warga kawasan Karawaci, Kota Tangerang. Seorang pemotor menjadi korban penganiayaan sadis menggunakan celurit hingga kendaraannya dirampas oleh komplotan begal yang berjumlah empat orang. Detik-detik mencekam ini viral di media sosial.

Peristiwa nahas tersebut terjadi di Jalan Akses Tanah Gocep pada Kamis (3/9). Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Parikhesit, menjelaskan bahwa insiden bermula saat korban baru saja selesai mengantar adiknya ke sekolah. Di tengah jalan, korban tiba-tiba dipepet dan dijegat oleh empat pelaku yang menunggangi dua sepeda motor.

Modus para pelaku adalah mencari gara-gara dengan menuding korban telah menggeber-geber knalpot motornya. Cekcok pun tak terhindarkan.

“Korban sempat berusaha melawan. Namun salah satu pelaku lainnya datang membawa celurit dan langsung menyerang korban,” tegas Parikhesit, Minggu (4/10/2026).

Akibat sabetan celurit tersebut, korban mengalami luka terbuka dan terpaksa mundur menjauhi kendaraannya untuk menyelamatkan nyawa. Momen tersebut langsung dimanfaatkan para pelaku untuk membawa kabur motor korban.

Mendapat laporan pembegalan sadis ini, pihak kepolisian langsung bergerak cepat menyisir petunjuk dari rekaman CCTV di sekitar lokasi dan menggali keterangan saksi mata. Hasilnya, polisi sukses mengidentifikasi salah satu pelaku berinisial AR (21) yang bertugas sebagai joki motor.

AR tak berkutik saat diringkus polisi di kawasan Karawaci pada Kamis (1/10). Saat ini, pihak kepolisian masih memburu tiga pelaku lainnya yang identitasnya sudah dikantongi.

Merespons teror jalanan ini, Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Herbin Sianipar, mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat, terutama yang kerap melintas di jalur sepi pada jam-jam rawan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat berkendara. Jika melihat atau mengalami tindak kejahatan, segera hubungi kepolisian melalui call center 110 agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” imbau Herbin. (Kusuma/Mun)

TRENDING

Exit mobile version