Connect with us

JABODETABEK

Info Tinggi Muka Air Jakarta Sabtu 24 Januari 2026: Daftar Pintu Air Status Siaga dan Waspada

Aktualitas.id -

Ilustrasi, Dok: aktualita.id

AKTUALITAS.ID – Sejumlah pintu air dan pos pantau tinggi muka air (TMA) di wilayah Jakarta dan sekitarnya masih berada pada status waspada hingga siaga, berdasarkan laporan pemantauan Sabtu (24/1/2026) sejak pukul 00.00 hingga 09.00 WIB.

Data menunjukkan fluktuasi debit air pada beberapa sungai utama, khususnya yang bermuara ke Kali Ciliwung, Kali Pesanggrahan, Kali Angke, dan Kali Sunter, seiring dampak hujan deras yang mengguyur wilayah hulu dan Jakarta dalam beberapa hari terakhir.

Bendung Katulampa Masih Berstatus Siaga

Di Bendung Katulampa, Bogor, tinggi muka air tercatat 80 cm pada pukul 09.00 WIB, setelah sebelumnya sempat mencapai 100 cm pada dini hari. Status Katulampa berada pada level Siaga (Hingga Waspada), yang berpotensi memengaruhi debit air menuju Kali Ciliwung di Jakarta.

Sementara itu, Pos Depok mencatat TMA relatif tinggi dan stabil di kisaran 190–220 cm, dengan puncak 220 cm pada pukul 04.00 hingga 05.00 WIB, menandakan volume air dari hulu masih signifikan.

Manggarai dan Karet Masih Level Waspada

Di Jakarta, Pintu Air Manggarai BKB tercatat berada di kisaran 790–800 cm sepanjang malam hingga pagi hari, dengan status Waspada (MT). Kondisi ini menjadi indikator utama potensi banjir di wilayah hilir Ciliwung, termasuk Jakarta Pusat dan Jakarta Utara.

Adapun Pintu Air Karet mencatat TMA di kisaran 490–500 cm, yang masih berada pada status Waspada, sehingga aliran ke arah hilir tetap dipantau secara ketat.

Pesanggrahan, Angke, dan Sunter Berfluktuasi

Untuk wilayah barat dan selatan Jakarta, Pos Pesanggrahan sempat mencatat ketinggian hingga 140 cm, sebelum turun ke 120 cm pada pukul 09.00 WIB. Pos Angke Hulu juga menunjukkan TMA tinggi dengan puncak 320 cm pada tengah malam, dan berada di kisaran 250–300 cm pada pagi hari.

Sementara itu, Pos Sunter Hulu berada di level 180–195 cm, sedangkan Pos Cipinang Hulu relatif stabil di kisaran 90–100 cm.

Waduk Pluit dan Pasang Laut

Di wilayah utara Jakarta, Waduk Pluit tercatat berada pada posisi -180 hingga -185 cm, masih dalam batas aman operasional. Sementara Pasar Ikan (Laut) mencatat pasang tertinggi 203 cm, yang perlu diwaspadai karena dapat memperlambat aliran air dari darat ke laut.

Pemerintah daerah dan instansi terkait terus melakukan pemantauan intensif terhadap seluruh pintu air dan pos pantau. Masyarakat yang tinggal di bantaran sungai diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air secara tiba-tiba, terutama jika hujan kembali turun di wilayah hulu.

Warga juga diharapkan mengikuti informasi resmi dari BPBD dan dinas terkait, serta segera melakukan langkah antisipasi apabila status pintu air kembali meningkat. (Kusuma/Mun)

TRENDING