Connect with us

JABODETABEK

EastJakFest 2026 Jadi Motor Ketahanan Pangan dan UMKM di Jakarta Timur

Aktualitas.id -

AKTUALITAS.ID – Pemerintah Kota Jakarta Timur menggelar East Jakarta Agriculture Festival (EastJakFest) 2026 sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan perkotaan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-499 Jakarta itu dibuka di Kantor Wali Kota Jakarta Timur pada Senin (22/6/2026). Festival mengusung tema “Timur Menuju Kota Global melalui Ketahanan Pangan, Urban Farming, Kesehatan Hewan, dan Kolaborasi Masyarakat”.

Wali Kota Jakarta Timur Munjirin mengatakan EastJakFest tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga ruang kolaborasi berbagai pihak untuk memperkuat ketahanan pangan di wilayah perkotaan.

“EastJakFest 2026 menjadi wadah edukasi, promosi, dan kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat ketahanan pangan perkotaan di Jakarta Timur,” kata Munjirin saat membuka kegiatan tersebut.

Menurutnya, upaya mewujudkan ketahanan pangan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Partisipasi masyarakat, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan media dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan sistem pangan yang kuat dan berkelanjutan.

Dirinya menjelaskan konsep pertanian perkotaan atau urban farming kini berkembang menjadi bagian dari solusi pembangunan kota modern. Selain menghasilkan pangan, kegiatan tersebut mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan hijau.

“Ketahanan pangan dapat dimulai dari lingkungan terdekat. Melalui sinergi seluruh pihak, Jakarta Timur siap berkontribusi menuju Jakarta sebagai kota global,” ujarnya.

Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Jakarta Timur, Taufik Yulianto, mengatakan EastJakFest tahun ini menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan interaktif yang dapat diikuti masyarakat.

“Kami menghadirkan talkshow urban farming, workshop, diskusi kelompok terarah, bedah buku, hingga klinik tanaman yang memberikan konsultasi langsung kepada warga,” tutur Taufik.

Selain edukasi pertanian, kegiatan kesehatan hewan juga menjadi bagian penting dalam festival tersebut. Pemerintah menyediakan layanan vaksinasi rabies dan sterilisasi kucing sebagai upaya menjaga kesehatan lingkungan.

Menurutnya, festival ini juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi warga melalui bazar UMKM pangan dan pameran produk unggulan Jakpreneur binaan sejumlah perangkat daerah.

“EastJakFest 2026 juga menjadi ajang pengembangan UMKM pangan dan produk unggulan Jakpreneur agar semakin dikenal masyarakat,” katanya.

Festival tersebut turut menghadirkan layanan uji cepat pangan segar asal tumbuhan untuk memastikan keamanan produk yang dikonsumsi masyarakat. Berbagai produk unggulan hasil binaan pemerintah daerah juga dipamerkan selama kegiatan berlangsung.

EastJakFest 2026 merupakan penyelenggaraan kedua setelah sebelumnya digelar pada 2025 di Pusat Pelatihan Seni Budaya Pondok Kelapa, Duren Sawit. (Yan)

TRENDING

Exit mobile version