NASIONAL
Basuki Tepis Penunjukan sebagai Kepala Otorita IKN karena Rekomendasi PDIP
AKTUALITAS.ID – Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Basuki Hadimuljono sebagai Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Dalam kesempatan tersebut, Basuki menepis kabar bahwa penunjukannya didasari rekomendasi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Saat ditemui di kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (5/11/2024), Basuki membantah spekulasi mengenai peran PDIP dalam pengangkatannya sebagai Kepala OIKN. “Nggak ada, nggak ada,” ujarnya saat menjawab pertanyaan media mengenai isu rekomendasi dari PDIP.
Sebelum ditunjuk menjadi Kepala OIKN, Basuki menjabat sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan dikenal memiliki kedekatan dengan PDIP. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto pada 2022 sempat mengungkapkan bahwa Basuki memang memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) PDIP dan dekat dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Hasto menyebut bahwa Megawati Soekarnoputri-lah yang mengajukan Basuki sebagai menteri sejak pemerintahan Presiden Jokowi pada 2014. “Dulu awal-awal Pak Basuki yang mengusulkan Bu Mega. Jadi, menteri yang termasuk pertama pada 2014 yang diusulkan Bu Mega itu Pak Basuki, juga Ibu Retno,” ungkap Hasto kala itu.
Meski demikian, Basuki menegaskan bahwa jabatan barunya sebagai Kepala OIKN bukan karena rekomendasi dari partai politik tertentu. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk memastikan pemimpin OIKN dipilih berdasarkan kapabilitas dalam melaksanakan pembangunan ibu kota baru. (Enal Kaisar)
-
POLITIK08/10/2026 20:00 WIBPengamat SDI: Putusan MK Gibran Buka Kotak Pandora Baru
-
DUNIA08/10/2026 21:00 WIBTrump Klaim Kerusuhan Prancis Terkait Singgung Migrasi dan Islam
-
NUSANTARA08/10/2026 23:00 WIBSopir Ojol Tewas Ditikam Anak Kekasihnya di Kamar Kos
-
NASIONAL08/10/2026 22:00 WIBIni Kriteria yang Berhak Dapat Subsidi Haji Rp 3 Juta
-
DUNIA08/10/2026 18:00 WIBCIA Peringatkan Potensi Konflik Internal di Israel
-
NASIONAL08/10/2026 16:00 WIBEddy Soeparno: Blue Carbon RI Bisa Jadi Magnet Investasi
-
NASIONAL08/10/2026 17:00 WIBGus Ipul Ungkap Ribuan Pegawai Kemensos Terpapar Judi Online
-
NASIONAL08/10/2026 19:00 WIBPuadi : Demokrasi Bisa Kalah oleh Algoritma