NASIONAL
Sri Mulyani: Anggaran Gaji ke-13 dan THR PNS Sudah Disiapkan
AKTUALITAS.ID – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa anggaran untuk gaji ke-13 dan tunjangan hari raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN) sudah disiapkan oleh pemerintah.
Pernyataan ini diungkapkan untuk membantah kabar yang beredar tentang kemungkinan penghapusan kedua tunjangan tersebut.
“Sudah dianggarkan, sedang diproses,” ujar Sri Mulyani dengan tegas. Pernyataan ini sekaligus mematahkan isu yang sempat viral di media sosial dan mengkhawatirkan para PNS, ” ucapnya di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Kamis (6/2/2025).
Gaji ke-13 dan THR dikenal memiliki peran penting dalam meningkatkan daya beli masyarakat serta merangsang pertumbuhan ekonomi. Keduanya menjadi harapan bagi ASN, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan dan perayaan lainnya.
Isu terkait penghapusan gaji ke-13 dan THR sempat memicu perdebatan di masyarakat dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan para PNS. Namun, melalui penjelasan Sri Mulyani, pemerintah memberikan kepastian bahwa tunjangan tersebut akan tetap diberikan.
Keputusan ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk memperhatikan kesejahteraan para ASN, di tengah upaya efisiensi anggaran yang dilakukan dalam rangka pemulihan ekonomi.
Dengan adanya kepastian ini, diharapkan ASN dapat merencanakan keuangan mereka dengan lebih baik. (Yan Kusuma)
-
POLITIK29/08/2026 10:00 WIBHaikal Hasan: Klarifikasi Budi Arie Tak Bisa Diterima
-
JABODETABEK28/08/2026 15:30 WIBPemprov DKI Sesalkan Aksi Perusakan CCTV
-
NASIONAL28/08/2026 17:00 WIBKabur ke Singapura, Bos Planet Batam Yuwanky Akhirnya Dicokok Bareskrim
-
POLITIK28/08/2026 16:00 WIBNasaruddin Umar Bantah Isu Mundur Demi Rebut Kursi Ketua PBNU
-
JABODETABEK28/08/2026 20:00 WIBAsyik Ngopi di Gang, Siswa SMA Diseret dan Dihajar Kelompok Diduga Ormas
-
RIAU28/08/2026 22:00 WIBPolisi Tangkap Pria Pembakar Lahan Sawit Gara-Gara Rokok
-
NUSANTARA28/08/2026 23:00 WIBKebakaran Gunung Arjuno Meluas
-
DUNIA29/08/2026 00:00 WIBRudal & Drone Iran Hancurkan Aset Intelijen AS