NASIONAL
Anggaran MBG Naik Jadi Rp 300 T Tahun Depan
AKTUALITAS.ID – Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Prabowo mencanangkan makan gratis satu kali sehari untuk 82,9 juta anak dan ibu hamil.
Pemerintah menganggarkan Rp71 triliun untuk MBG di APBN 2025. Setelah efisiensi anggaran, pemerintah mengalokasikan tambahan Rp100 triliun untuk program tersebut.
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Pandjaitan menyebut anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan menembus Rp300 triliun tahun depan.
Luhut mengatakan pemerintah telah mengucurkan sekitar Rp160 triliun untuk MBG tahun ini. Dia mengatakan anggaran itu kemungkinan lebih besar tahun depan.
“Kami mendanai sekitar Rp160 triliun tahun ini dan sekitar mungkin Rp300 triliun tahun depan,” kata Luhut pada International Conference on Infrastructure (ICI) di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta Pusat, Kamis (12/6/2025).
Luhut menyebut MBG sebagai salah satu program unggulan yang baik. Dia meyakini program ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi.
Dia menyebut MBG akan melahirkan kesetaraan pembangunan di Indonesia. Program itu dipercaya mendistribusikan perekonomian ke seluruh wilayah Indonesia.
“Ini adalah kali pertama di Indonesia kita bisa melakukan sesuatu untuk membangun pusat-pusat ekonomi di banyak tempat di Indonesia,” kata Luhut. (Purnomo/goeh)
-
EKBIS11/02/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Hari Ini Rabu 11 Februari 2026 Turun Rp7.000 per Gram
-
POLITIK11/02/2026 09:00 WIBPengamat: Proposal Zulhas Cawapres Prabowo Bukan Harga Mati bagi PAN
-
POLITIK11/02/2026 10:00 WIBGerindra: Keputusan Cawapres Prabowo 2029 Tergantung Koalisi
-
EKBIS11/02/2026 10:30 WIBDolar AS Keok, Rupiah dan Mata Uang Asia Kompak Pesta Pora
-
NASIONAL11/02/2026 11:00 WIBPelayanan Haji 2027, Kementerian Haji Minta Tambahan Anggaran Rp3,1 Triliun
-
JABODETABEK11/02/2026 08:30 WIBPolda Metro Jaya Gelar SIM Keliling di 5 Lokasi Jakarta Hari Ini
-
EKBIS11/02/2026 09:30 WIBIHSG Melonjak Tembus 8.200, Saham Energi dan Teknologi Pimpin Penguatan
-
DUNIA11/02/2026 12:00 WIBWHO Konfirmasi Kematian Perempuan di Bangladesh Akibat Virus Nipah

















