NASIONAL
Mabes TNI: Anggota BAIS Ditugaskan untuk Memantau Situasi Demo
AKTUALITAS.ID – Sebuah insiden yang melibatkan aparat keamanan terungkap ke publik. Anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, Mayor SS, ditangkap oleh anggota Brimob dan dituduh sebagai provokator di tengah aksi demonstrasi. Mabes TNI, melalui Kapuspen Brigjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah, akhirnya memberikan penjelasan.
Freddy menegaskan Mayor SS sedang menjalankan tugas pemantauan situasi dan deteksi dini di lokasi demo yang ricuh. “Anggota BAIS TNI memang harus melaksanakan deteksi dini… dimanapun situasi yang sekiranya mengancam, pasti akan ada rekan-rekan kita di situ,” jelas Freddy di Mabes TNI, Jumat (5/9/2025).
Kronologi yang dijelaskan Freddy terjadi pada Kamis (28/8/2025) di kawasan Flyover Slipi. Saat massa dan Brimob bentrok, rombongan Brimob yang ingin pindah lokasi diikuti oleh Mayor SS. Pada saat itulah ia ditangkap.
Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, menanggapi insiden ini dengan menyesalkan terungkapnya identitas anggota intelijen. Menurutnya, seorang intelijen lumrah menyamar dan bergabung dengan kelompok tertentu, termasuk peserta demonstran, untuk mendapatkan informasi. Ia juga mengingatkan agar pihak terkait tidak menyebarkan identitas intelijen yang tertangkap. (Mun)
-
NASIONAL14/03/2026 13:00 WIBAhmad Sahroni: Polisi Harus Transparan soal Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
-
DUNIA14/03/2026 12:00 WIBCENTCOM Pastikan 6 Awak KC-135 Tewas dalam Kecelakaan
-
NASIONAL14/03/2026 14:00 WIBMenag: Umat Islam Dua Kali Rugi Jika Boikot Produk Pro-Israel
-
FOTO15/03/2026 02:42 WIBFOTO: Nurani Astra Serahkan 20 Unit Ambulans untuk Penanganan Bencana Aceh dan Sumatra
-
DUNIA14/03/2026 15:00 WIBIran: Perang Tak Bisa Dimenangkan dengan Cuitan
-
OTOTEK14/03/2026 12:30 WIBPolisi Ungkap Modus Smishing yang Bisa Curi Data Pribadi
-
NASIONAL14/03/2026 21:00 WIBBahlil: Impor LPG Indonesia Dialihkan dari Timur Tengah, Pasokan Energi Dipastikan Aman
-
EKBIS14/03/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Hari Ini Turun Rp24.000 ke Rp2,997 Juta