NASIONAL
KPK Selidiki Dugaan Mark Up Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Biaya Naik 3 Kali Lipat’
AKTUALITAS.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memulai penyelidikan terkait dugaan mark up pada proyek kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh. Dugaan ini sebelumnya diungkapkan oleh mantan Menkopolhukam, Mahfud MD, yang menyatakan bahwa biaya proyek tersebut mengalami kenaikan yang signifikan.
Pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menyatakan bahwa KPK tidak akan menunggu lama untuk memulai penyelidikan. “Kami tidak menunggu, kami tentu mencari juga informasi,” kata Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (22/10/2025).
Asep juga menyatakan KPK terbuka jika Mahfud MD mau memberikan data atas klaimnya di ruang publik. “Silakan untuk disampaikan kepada kami untuk mempermudah dan mempercepat (pencarian informasi),” ucap Asep.
Dugaan mark up pada proyek Whoosh ini terkait dengan perbedaan biaya per kilometer antara proyek di Indonesia dan di China. Mahfud MD mengungkapkanbiaya per kilometer di Indonesia mencapai 52 juta dolar Amerika Serikat, sedangkan di China hanya sekitar 17-18 juta dolar AS.
Dengan demikian, KPK akan terus melakukan penyelidikan terkait dugaan korupsi pada proyek Whoosh ini. Masyarakat menantikan perkembangan lebih lanjut terkait kasus ini dan berharap bahwa KPK dapat mengungkap kebenaran dan membawa pelaku korupsi ke pengadilan. (Ari Wibowo/Mun)
-
DUNIA14/03/2026 08:00 WIBPentagon Sebut Mojtaba Khamenei Terluka Usai Jadi Pemimpin Iran
-
NASIONAL14/03/2026 13:00 WIBAhmad Sahroni: Polisi Harus Transparan soal Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
-
JABODETABEK14/03/2026 10:30 WIBDishub DKI Hentikan CFD Jakarta saat Libur Lebaran
-
DUNIA14/03/2026 12:00 WIBCENTCOM Pastikan 6 Awak KC-135 Tewas dalam Kecelakaan
-
NASIONAL14/03/2026 14:00 WIBMenag: Umat Islam Dua Kali Rugi Jika Boikot Produk Pro-Israel
-
NASIONAL14/03/2026 09:00 WIBPRIMA Kecam Keras Dugaan Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS
-
NUSANTARA14/03/2026 08:30 WIBBMKG: Eks-Siklon Nuri Picu Potensi Hujan Lebat di Indonesia
-
OTOTEK14/03/2026 12:30 WIBPolisi Ungkap Modus Smishing yang Bisa Curi Data Pribadi

















