NASIONAL
DPR Buka Peluang Timwas Intelijen Usut Kasus Andrie Yunus
AKTUALITAS.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia membuka peluang keterlibatan Tim Pengawas (Timwas) Intelijen untuk menyelidiki kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus.
Langkah ini dinilai penting karena kasus tersebut diduga melibatkan unsur aparat intelijen, sehingga berdampak langsung pada kepercayaan publik terhadap institusi negara.
Anggota Komisi I DPR, TB Hasanuddin, menyatakan bahwa Timwas Intelijen memiliki kewenangan untuk mendalami kasus tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Pelakunya diduga berasal dari unsur BAIS, yang merupakan bagian dari aparat intelijen. Ini bukan kasus biasa karena menyangkut kepercayaan publik terhadap negara,” ujarnya di Jakarta, Senin (23/3/2026).
Timwas Intelijen sendiri merupakan tim bentukan Komisi I DPR yang terdiri dari perwakilan fraksi serta pimpinan komisi. Tim ini memiliki fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan intelijen sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara.
Dengan dasar hukum tersebut, DPR memiliki kewenangan untuk memanggil berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah dan institusi militer, guna meminta klarifikasi serta mendorong penyelidikan menyeluruh.
TB Hasanuddin menegaskan bahwa proses hukum dalam kasus ini harus berjalan secara transparan, profesional, dan akuntabel tanpa pengecualian.
“Negara harus hadir memberikan kepastian hukum. Siapapun pelakunya harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut keamanan aktivis serta dugaan keterlibatan aparat negara. DPR pun menekankan pentingnya pengusutan tuntas guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum di Indonesia. (Bowo/Mun)
-
NASIONAL28/08/2026 09:00 WIBDor, Pria Berikat Kepala Putih Lepas Tembakan Pistol di Slipi
-
FOTO27/08/2026 21:03 WIBFOTO: DPR Terima Audiensi AMPB di Tengah Aksi Tuntut RUU Perampasan Aset
-
FOTO27/08/2026 22:30 WIBFOTO: PP GMH Serukan Damai dan Dialog
-
NASIONAL27/08/2026 19:30 WIBMenteri LH Ancam Sanksi Pengusaha yang Cemari Danau
-
DUNIA27/08/2026 18:00 WIBRatusan Warga India Hilang dalam Banjir Bandang Nepal
-
EKBIS27/08/2026 20:28 WIBMentan Ungkap Kendala Penyerapan Telur dan Ayam untuk Program MBG
-
POLITIK28/08/2026 06:00 WIBDPR Dorong Penambahan Personel Bawaslu
-
NUSANTARA28/08/2026 07:00 WIB170 Pendaki Semeru Dievakuasi

















