NASIONAL
Wamensesneg: Sapi Kurban Presiden Sudah Program Rutin
AKTUALITAS.ID – Program penyaluran sapi kurban dari Presiden RI Prabowo Subianto pada Iduladha 1447 Hijriah menjadi sorotan publik setelah terungkap bahwa ratusan hewan kurban tersebut didanai melalui anggaran negara.
Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro menyampaikan bahwa sapi kurban Presiden merupakan bagian dari program bantuan pemerintah kepada masyarakat, yang telah berjalan setiap tahun.
“Maksud dari sapi kurban dari Presiden adalah bantuan pemerintah kepada masyarakat. Tujuannya agar warga yang membutuhkan dapat merayakan Iduladha dengan menyembelih hewan kurban bersama,” ujarnya, Rabu (27/5/2026).
Namun yang menjadi perhatian publik, program tersebut melibatkan skala besar, yakni sebanyak 1.098 ekor sapi yang disalurkan ke berbagai daerah di Indonesia. Seluruh sapi disebut berasal dari peternak lokal dengan bobot mulai dari 800 kilogram hingga mencapai 1,3 ton.
Jenis sapi yang digunakan pun beragam, mulai dari Simmental, Limousin, Brahman, Angus, Sapi Bali, hingga Belgian Blue dan Charolais.
Dalam penjelasannya, Juri juga mengonfirmasi bahwa pembelian ribuan sapi tersebut menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui skema bantuan kemasyarakatan Presiden dengan nilai sekitar Rp100 miliar.
“Kurang lebih anggaran yang dikeluarkan sebanyak Rp100-an miliar,” ujarnya dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan.
Pemerintah menegaskan bahwa program ini bukan untuk kepentingan pribadi Presiden, melainkan sepenuhnya ditujukan untuk masyarakat di berbagai daerah agar dapat menikmati daging kurban saat Iduladha.
Selain itu, Juri menyebut Presiden Prabowo tetap melaksanakan kurban secara pribadi dengan dana sendiri, dan hewan kurban tersebut juga disalurkan langsung ke masyarakat.
Namun demikian, besarnya nilai anggaran dan jumlah sapi yang disalurkan memunculkan perhatian publik, terutama terkait penggunaan APBN dalam program berbasis keagamaan tersebut.
Pemerintah menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam momentum keagamaan, sekaligus program yang telah berlangsung dari tahun ke tahun dengan pola serupa. (Firman/Mun)
-
POLITIK10/10/2026 13:00 WIBDenny Indrayana Tantang Prabowo Buka Suara soal Putusan MK dan Ijazah Gibran
-
POLITIK10/10/2026 11:00 WIBBobby: Sekalian Saja Permasalahkan Sarjananya Gibran
-
POLITIK10/10/2026 07:00 WIBPDIP Dukung Pansus Ijazah Gibran
-
DUNIA10/10/2026 12:00 WIBMalaysia Tutup Sekolah Gegara Asap
-
NASIONAL10/10/2026 10:00 WIBKepala Intel Gartap Jakarta Ditahan
-
JABODETABEK10/10/2026 07:30 WIBLayanan SIM Keliling Jakarta Beroperasi Sabtu
-
JABODETABEK10/10/2026 11:30 WIBMahasiswa Tewas Tertabrak KRL Saat Rekam Tugas Kuliah
-
DUNIA10/10/2026 08:00 WIBTrump Jamin Tak Serang Iran Sebelum Pemilu 3 November