NUSANTARA
Satgas Cartenz Tangkap Penyuplai Senjata untuk Pimpinan KKB Jemmy Magai Yogi
AKTUALITAS.ID – Satgas Operasi Damai Cartenz berhasil menangkap seorang penyuplai senjata api dan amunisi untuk Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Paniai, pimpinan Jemmy Magai Yogi. Pelaku bernama Maais Herlik Imburi, warga sipil berusia 80 tahun, ditangkap di Nabire, Papua Tengah, pada Sabtu (19/10/2024).
Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani, menyatakan bahwa penangkapan Maais merupakan hasil pengembangan pemeriksaan terhadap Jemmy Magai Yogi, yang telah ditangkap sebelumnya. Dalam penangkapan ini, Satgas menyita 55 butir peluru dengan berbagai kaliber, 33 butir peluru senapan angin, dua kartu ATM, serta uang tunai dalam berbagai mata uang asing.
Di tempat terpisah, tiga anggota KKB Yahukimo juga berhasil ditangkap saat hendak membeli senjata. Mereka diketahui membawa uang hasil rampasan dari kepala kampung untuk pembelian senjata api dan amunisi. Penyelidikan terhadap para pelaku masih berlangsung di Posko Satgas Ops Damai Cartenz di Yahukimo.
Sebelumnya, pada Rabu (16/10/2024), Satgas Damai Cartenz menangkap Jemmy Magai Yogi, Kepala Staf Angkatan Darat West Papua Army (WPA), beserta sembilan orang lainnya di Dogiyai. Mereka ditangkap dengan ratusan butir amunisi yang ditemukan di kendaraan mereka.
Penangkapan ini merupakan bagian dari operasi intensif Satgas Cartenz untuk menekan aktivitas KKB di wilayah Papua. (Damar Ramadhan)
-
DUNIA21/03/2026 00:00 WIBIran Izinkan Tiga Negara ini Melintasi Selat Hormuz
-
NUSANTARA20/03/2026 13:30 WIBPuncak Arus Mudik di Jalur Nagreg Sudah Terlewati
-
NASIONAL20/03/2026 20:00 WIBMuhammadiyah Serukan Persatuan di Tengah Perbedaan Lebaran
-
NUSANTARA20/03/2026 15:30 WIBLedakan Petasan Mengakibatkan Satu Orang Tewas di Semarang
-
RAGAM20/03/2026 14:00 WIBWijaya 80 dan Sal Priadi Rilis Single “Bulan Bintang-Garis Menyilang”
-
NASIONAL20/03/2026 14:30 WIBKPK Fasilitasi 67 Tahanan untuk Salat Idul Fitri
-
NASIONAL20/03/2026 22:00 WIBKompolnas Kawal Ketat Transparansi Kasus Air Keras Aktivis KontraS
-
NASIONAL20/03/2026 23:00 WIBDPR Minta Kajian Mendalam Kebijakan WFH Imbas Harga Minyak

















