Connect with us

NUSANTARA

Semeru Mengamuk Lagi: Erupsi Pagi Ini Lebih Tinggi dari Tahun Lalu?

Aktualitas.id -

Ilustrasi, Gunung Semeru erupsi pada Minggu (18/8/2024) pukul 11.49 WIB (PVMBG)

AKTUALITAS.ID – Kabar mengejutkan datang dari Jawa Timur pagi ini. Gunung Semeru, yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya dengan erupsi yang cukup signifikan. Pada Kamis (3/4/2025) pukul 07.09 WIB pagi, gunung megah ini memuntahkan kolom abu setinggi kurang lebih 900 meter di atas puncaknya, atau mencapai ketinggian 4.576 meter di atas permukaan laut.

Menurut keterangan Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, erupsi ini menghasilkan kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal yang bergerak ke arah timur dan tenggara. Getaran erupsi terekam oleh seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi yang cukup panjang, yaitu 144 detik.

Aktivitas vulkanik Semeru memang terpantau meningkat sejak kemarin. Tercatat, pada hari Selasa (2/4/2025), terjadi 44 kali gempa letusan dengan amplitudo hingga 23 mm. Selain itu, gempa guguran, embusan, harmonik, dan tektonik jauh juga terekam oleh alat pemantau.

Menyikapi erupsi ini, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) kembali mengeluarkan rekomendasi penting. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara sepanjang aliran Besuk Kobokan hingga radius delapan kilometer dari puncak. Bahkan di luar radius tersebut, warga juga dilarang beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena potensi perluasan awan panas dan aliran lahar yang dapat mencapai 13 kilometer.

“Masyarakat juga tidak boleh beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar,” tegas Sigit.

PVMBG juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar hujan di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru, terutama di sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar di sungai-sungai kecil lainnya.

Dengan status Gunung Semeru yang masih berada pada level Waspada, masyarakat diharapkan untuk terus memantau informasi resmi dari pihak berwenang dan selalu siap siaga menghadapi kemungkinan peningkatan aktivitas vulkanik. (Mun/Yan Kusuma)

TRENDING

Exit mobile version