NUSANTARA
Dua Desa di Terjang Banjir Bandang di Purbalingga
AKTUALITAS.ID – Dua desa yang terletak di lereng Gunung Slamet, diterjang banjir bandang akibat hujan deras yang turun diwilayah tersebut sejak Jumat kemarin. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah diterjunkan untuk mengatasi musibah yang terjadi itu.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Purbalingga Revon Hapinindriat, mengatakan banjir bandang melanda Desa Serang dan Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, setelah aliran sungai meluap akibat tingginya intensitas hujan.
Akibat kejadian tersebut, kata dia, akses jalan kabupaten menuju Dusun Gunung Malang dan Dusun Bambangan terisolasi karena tertutup material banjir.
Menurut dia, kondisi tersebut menyebabkan seratusan warga terdampak langsung dan sebagian di antaranya terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
“Data sementara pengungsi di Desa Kutabawa, Dusun Bambangan RT 019 RW 05 sebanyak 14 rumah atau 21 kepala keluarga dengan 79 jiwa, serta RT 017 RW 05 sebanyak 10 kepala keluarga dengan 31 jiwa. Total pengungsi sebanyak 31 kepala keluarga atau 110 jiwa,” katanya di Purbalingga, Sabtu (24/1/2026).
Ia mengatakan, BPBD Purbalingga telah melakukan monitoring dan penanganan awal di lokasi kejadian.
Menurut dia, seluruh warga terdampak telah dievakuasi, sementara dilaporkan jembatan Sungai Bambangan putus total akibat terjangan banjir bandang.
Selain itu, kata dia, hujan lebat disertai angin kencang serta kondisi listrik padam di wilayah Gunung Malang pada Jumat kemarin malam menyebabkan komunikasi sempat terhambat.
Menurut dia, BPBD Purbalingga saat ini berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mendatangkan alat berat guna membuka akses jalan yang terisolasi serta menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak.
“Hari ini dilakukan pembukaan akses jalan serta pembersihan material banjir bersama tim gabungan,” kata Revon.
Sementara di Kabupaten Banyumas, hujan dengan intensitas tinggi juga menyebabkan luapan air sungai bercampur lumpur di aliran Sungai Kali Pangkon, objek wisata Telaga Sunyi, dan Sungai Kalipelus, Desa Limpakuwus, Kecamatan Sumbang, yang berada di lereng Gunung Slamet.
Data BPBD Kabupaten Banyumas menyebutkan banjir lumpur tersebut terjadi sejak Sabtu (24/1/2026), sekitar pukul 01.00 WIB, dengan ketinggian air diperkirakan kisaran 70-90 centimeter.
BPBD Kabupaten Banyumas bersama unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Sumbang dan aparat kewilayahan telah mendatangi lokasi untuk memantau kondisi terkini.
Warga sekitar juga diimbau untuk sementara tidak beraktivitas di sungai, khususnya di kawasan objek wisata.
Hingga Sabtu (24/1/2026) pagi, kondisi luapan air di Sungai Kali Pangkon dilaporkan telah surut dan tidak ada laporan kerusakan permukiman maupun korban jiwa, mengingat lokasi aliran sungai relatif jauh dari kawasan hunian warga.
(Ari Wibowo/goeh)
-
DUNIA27/01/2026 15:00 WIBKapal Induk AS Tiba di Timur Tengah, Kemlu Iran: Agresi Washington Akan Berakhir Menyakitkan
-
JABODETABEK27/01/2026 16:00 WIBSoal Penangkapan Pedagang Es Gabus, Anggota TNI-Polri Beri Klarifikasi
-
RAGAM27/01/2026 14:30 WIBWaspada! 14 Wilayah di Indonesia Terancam Gempa Megathrust
-
POLITIK27/01/2026 17:30 WIB9 Nama Disetujui Jadi Anggota Ombudsman 2026-2031, Dalam Rapat Paripurna DPR RI
-
NUSANTARA27/01/2026 18:30 WIBPenyeludupan 70 Ton Daging Beku dari Singapura Berhasil Digagalkan
-
RAGAM27/01/2026 19:00 WIBTom Cruise Kembali ke AS Usai Beberapa Tahun Tinggal di Inggris
-
POLITIK28/01/2026 11:00 WIBDPP Prima: Ambang Batas 0 Persen Wujud Nyata Demokrasi Pancasila
-
NASIONAL27/01/2026 18:00 WIBAwas! Jangan Coba-coba Konsumsi Gas Tertawa “Whip Pink”

















