NUSANTARA
Penerbangan Super Air Jet Tertunda 5 Jam, Penumpang Ngamuk di Bandara
AKTUALITAS.ID – Penerbangan Super Air Jet rute Lombok–Surabaya mengalami keterlambatan hingga hampir lima jam di Bandara Lombok, Nusa Tenggara Barat, Jumat (13/2/2026). Penundaan panjang tersebut memicu protes dari sejumlah penumpang yang menuntut kepastian jadwal keberangkatan.
Penerbangan nomor IU 721 yang dijadwalkan berangkat pukul 16.55 WITA baru dapat diberangkatkan pada malam hari setelah mengalami delay lebih dari empat jam. Selama menunggu, suasana ruang tunggu sempat memanas karena penumpang merasa tidak mendapatkan informasi yang jelas terkait penyebab dan waktu keberangkatan terbaru.
Aksi protes para penumpang pun viral di media sosial. Mereka meminta maskapai bertanggung jawab atas keterlambatan yang dinilai merugikan, terutama bagi penumpang yang memiliki agenda penting di Surabaya.
Salah satu penumpang, Hakim, mengaku kecewa meski telah menerima kompensasi dari maskapai.
“Alhamdulillah sudah ada kompensasi, jadi sedikit lega. Tapi tetap saja kecewa karena acara penting saya terlewat,” ujarnya setelah menerima uang tunai sebesar Rp300 ribu.
Kompensasi tersebut diberikan sesuai regulasi penerbangan di Indonesia yang mewajibkan maskapai memberikan ganti rugi apabila terjadi keterlambatan lebih dari 240 menit akibat faktor operasional yang menjadi tanggung jawab maskapai.
Dalam pernyataannya, Super Air Jet menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang. Maskapai menegaskan seluruh penumpang terdampak telah menerima kompensasi sesuai ketentuan yang berlaku, serta memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama.
Setelah kompensasi diberikan dan jadwal baru diumumkan, situasi di ruang tunggu berangsur kondusif. Penerbangan IU 721 akhirnya diberangkatkan pada malam hari.
Sementara itu, insiden keterlambatan juga terjadi pada penerbangan Super Air Jet rute Jakarta–Bali sehari sebelumnya. Maskapai menjelaskan keterlambatan penerbangan IU-742 disebabkan pesawat yang akan dioperasikan harus menjalani pemeriksaan teknis tidak berjadwal.
“Proses ini merupakan bagian dari prosedur operasional yang wajib dilakukan untuk memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan. Pengerjaan membutuhkan waktu dan tidak dapat dilakukan secara instan, sehingga berdampak pada rotasi pesawat berikutnya,” tulis keterangan resmi maskapai.
Super Air Jet memastikan telah memberikan kompensasi sesuai aturan dan terus menyampaikan perkembangan informasi selama proses penanganan berlangsung.
Insiden delay ini menjadi pengingat pentingnya komunikasi yang transparan antara maskapai dan penumpang saat terjadi gangguan operasional. Meski kompensasi telah diberikan, sejumlah penumpang tetap menyayangkan keterlambatan yang berdampak pada agenda penting mereka. (Kusuma/Mun)
-
POLITIK13/02/2026 18:00 WIBGolkar Ungkap Bahlil Tak Berencana Jadi Cawapres 2029
-
NASIONAL13/02/2026 16:00 WIBPrabowo: Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis Hanya 0,0006%
-
POLITIK13/02/2026 17:00 WIBMardiono: PPP Siap Dukung Prabowo di Pilpres 2029
-
RAGAM13/02/2026 18:30 WIBMuhammadiyah dan Pemerintah Berbeda dalam Menetapkan Awal Ramadan
-
NUSANTARA13/02/2026 16:30 WIBKapolrestabes Medan Dalami Kasus Viral Pencuri Diperlakukan Istimewa
-
RAGAM13/02/2026 20:30 WIBPNS Wajib Tahu: Jam Kerja Selama Ramadan 2026
-
NUSANTARA13/02/2026 19:30 WIBGunung Semeru Meletus, Abu Vulkanik Tebal Mengarah ke Utara dan Timur Laut
-
DUNIA13/02/2026 19:00 WIBSinyal Perang di Timur Tengah? Trump Ancam Iran dengan ‘Fase Dua’ yang Menghancurkan

















