Connect with us

OASE

Mengulik Kisah Nabi Ibrahim dan Ismail dalam Surat As Saffat

Aktualitas.id -

Ilustrasi, Al Quran, Foto: Ist

AKTUALITAS.ID – Surat As Saffat ayat 102 dalam Alquran menyimpan kisah monumental tentang ujian berat yang dialami Nabi Ibrahim Alaihissallam dan putranya, Nabi Ismail Alaihissallam. Ayat ini menjadi salah satu pelajaran penting bagi umat Islam mengenai ketaatan, kesabaran, dan kepasrahan terhadap perintah Allah Subhanahu wa ta’ala.

Surat As Saffat sendiri merupakan surah ke-37 dalam Alquran, terdiri dari 182 ayat, dan termasuk golongan Makkiyyah karena diturunkan di Kota Makkah, Arab Saudi. Dalam ayat 102, Allah menceritakan mimpi Nabi Ibrahim yang diperintahkan untuk menyembelih putranya, Ismail.

“Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: ‘Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu!’ Ia menjawab: ‘Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar’.” (QS As Saffat: 102)

Menurut riwayat, usia Nabi Ismail saat itu sekitar 13 tahun. Meski masih muda, ia menunjukkan keteguhan hati yang luar biasa. Dengan penuh keikhlasan, Ismail meminta ayahnya untuk melaksanakan perintah Allah tanpa ragu. Sikap sabar dan kepatuhan Ismail ini kemudian dipuji oleh Allah dalam firman-Nya di Surat Maryam ayat 54, yang menegaskan bahwa Ismail adalah seorang nabi yang benar janjinya.

Kisah ini bukan sekadar sejarah, melainkan teladan abadi tentang ketaatan seorang ayah dan anak terhadap perintah Allah, meski harus menghadapi ujian yang sangat berat. Dari peristiwa ini, umat Islam diajak untuk meneladani sikap sabar, ikhlas, dan kepasrahan dalam menjalani takdir Allah.

Selain itu, kandungan Surat As Saffat ayat 102 juga menjadi dasar spiritual dari ibadah kurban yang dilaksanakan umat Islam setiap Idul Adha. Peristiwa ini mengingatkan bahwa pengorbanan sejati adalah bentuk kepatuhan total kepada Allah, bukan sekadar ritual semata. (Mun)

TRENDING