Connect with us

OTOTEK

Masalah Perangkat Lunak, Ford Recall 4,3 Juta Kendaraan

Aktualitas.id -

Ilustrasi: Ford. (dok-Ford)

AKTUALITAS.ID – Kesalahan perangkat lunak diyakini disebabkan oleh kondisi race condition antara ITRM dan sistem kontrol CAN Standby, sehingga modul tetap menyala tetapi tidak mampu berkomunikasi dengan sistem kendaraan.

Ford Motor Company mengumumkan penarikan kembali (recall) sekitar 4.380.609 kendaraan di Amerika Serikat menyusul ditemukannya masalah perangkat lunak pada modul trailer.

Masalah terkait software pada Integrated Trailer Module (ITRM) tersebut dapat menyebabkan modul kehilangan komunikasi dengan kendaraan ketika pertama kali dinyalakan, sebagaimana laporan Carscoops pada Kamis waktu setempat.

Dalam kondisi tersebut, lampu rem trailer, lampu sein, dan fungsi pengereman trailer bisa gagal berfungsi, yang berarti kendaraan tidak memenuhi standar keselamatan kendaraan bermotor federal di AS.

Ford menyatakan pihaknya menyadari adanya lebih dari 400 klaim garansi yang berkaitan dengan masalah tersebut, meskipun belum ada laporan resmi tentang kecelakaan, cedera, atau insiden terkait kondisi ini.

Adapun penarikan kembali ini mencakup berbagai model truk, van, dan SUV Ford serta Lincoln yang diproduksi antara tahun 2021 hingga 2026, termasuk Ford F-150 (2021–2026), Ford F-250 Super Duty (2022–2026), Ford Maverick (2022–2026), Ford Ranger (2024–2026), Ford Expedition (2022–2026), Lincoln Navigator (2022–2026), dan Ford E-Transit(2026).

Untuk mengatasi masalah ini, Ford akan merilis pembaruan perangkat lunak pada Integrated Trailer Module secara gratis, yang dapat dilakukan oleh diler atau melalui pembaruan over-the-air (OTA) ke kendaraan yang mendukung pembaruan tersebut.

Meskipun hanya sekitar 1 persen dari total kendaraan yang ditarik kembali diperkirakan menunjukkan cacat tersebut, jumlahnya tetap mencapai lebih dari 43.000 unit yang berpotensi mengalami masalah.

Ford juga akan mengirimkan pemberitahuan resmi kepada pemilik kendaraan yang terdampak recall ini, dengan pembaruan yang akan tersedia melalui jaringan diler atau pembaruan jarak jauh tergantung model dan kemampuan konektivitas kendaraan.

(Ari Wibowo/goeh)

TRENDING