POLITIK
DKPP Ungkap Lima Problematika Utama dalam Pelaksanaan Pemilu dan Pilkada 2024
AKTUALITAS.ID – Anggota DKPP, Ratna Dewi Pettalolo, mengungkapkan lima permasalahan utama yang menjadi catatan dalam pelaksanaan Pemilu dan Pilkada 2024 berdasarkan sejumlah perkara yang telah diperiksa DKPP. Pernyataan ini disampaikan dalam kegiatan Forum Group Discussion (FGD) DKPP bertema “Refleksi Penegakan Etik Pasca Pemilu Serentak 2024” secara daring pada Rabu (11/6/2025).
Dewi memulai dengan menyebutkan penanganan pelanggaran oleh Bawaslu sering dianggap kurang transparan dan tidak profesional, sehingga menimbulkan keraguan terhadap efektivitas pengawasan. Ia menambahkan pengawasan yang dilakukan belum maksimal, sehingga praktik kecurangan oleh peserta pemilu, seperti penyuapan dan manipulasi suara, masih marak terjadi.
Selain itu, Dewi menyoroti adanya praktik penyuapan kepada penyelenggara pemilu, terutama calon legislatif, yang bertujuan mengubah hasil perolehan suara secara tidak sah. Ia juga menyinggung masalah dalam proses seleksi penyelenggara ad hoc, seperti Panwascam dan PPK, yang dinilai rawan terhadap pergeseran dan perpindahan suara.
Tak hanya soal pemilu, Dewi juga mengangkat problematika dalam pelaksanaan Pilkada 2024. Ia menyoroti ketidakprofesionalan KPU di daerah, terutama dalam verifikasi berkas calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah. Beberapa masalah muncul dari ketidaktepatan dalam menafsirkan aturan terkait calon yang berstatus terpidana dan masa jeda lima tahun setelah pidana.
Dewi juga menyebutkan kebijakan yang diambil terkadang menyebabkan suara pemilih menjadi tidak sah, seperti yang terjadi di Banjarbaru. Ia menegaskan bahwa mekanisme penanganan pelanggaran oleh Bawaslu di daerah masih sering dipertanyakan karena dianggap tidak profesional dan kurang transparan.
Lebih jauh, Dewi menegaskan pengawasan yang belum maksimal membuat praktik kecurangan sulit dideteksi dan ditangani secara efektif. Ia menegaskan perlunya peningkatan sistem pengawasan yang lebih baik agar proses demokrasi berjalan jujur dan adil.
Kegiatan ini menegaskan pentingnya evaluasi mendalam dan reformasi dalam penyelenggaraan pemilu dan pilkada agar tetap menjaga integritas demokrasi Indonesia ke depan. (Mun)
-
JABODETABEK25/03/2026 21:30 WIBPemilik dan Manajer Tempat Hiburan WR, Ditangkap Polisi
-
NASIONAL26/03/2026 06:00 WIBDemokrat Tegaskan Anies Tak Diundang ke Halalbihalal SBY di Cikeas
-
NASIONAL25/03/2026 23:00 WIBBuntut Kasus Penyiraman Air Keras, Jabatan Kabais Telah Diserahkan
-
NUSANTARA26/03/2026 00:01 WIBRekayasa Lalu Lintas One Way di Ruas Tol Cipali Dihentikan
-
FOTO26/03/2026 13:38 WIBFOTO: Penumpang Whoosh Meningkat 11 Persen di Libur Lebaran 2026
-
JABODETABEK25/03/2026 19:30 WIBPantau Arus Balik, Menhub dan Seskab Sambangi Terminal Pulo Gebang
-
OLAHRAGA25/03/2026 20:00 WIBTanding Ulang, Gabriela dan Tamara Siap Memperebutkan Juara Dunia WBC
-
NUSANTARA26/03/2026 06:30 WIBBiadab! WNA China Diduga Diperkosa dan Dirampok Pria Misterius di Bali

















