POLITIK
Bawaslu Soroti Bahaya ‘Doorprize’ Tanpa Batas dan Bansos sebagai Politik Uang Gaya Baru di Pemilu 2029
AKTUALITAS.ID – Ketua Badan Pengawas Pemilu, Rahmat Bagja, mengingatkan publik dan penyelenggara pemilu untuk mewaspadai berbagai modus baru serta celah hukum yang dapat dimanfaatkan dalam praktik politik uang menjelang Pemilu Serentak 2029. Meski data resmi menunjukkan penurunan kasus pidana politik uang pada Pemilu 2024 dibandingkan 2019, Bagja menilai realitas di lapangan belum mencerminkan penurunan signifikan karena perubahan modus dan pengkategorian tindak pidana.
Bagja menjelaskan bahwa angka kasus yang terbukti tidak selalu mencerminkan penurunan praktik politik uang secara keseluruhan. Menurutnya, beberapa tindakan seperti pembagian hadiah atau pemanfaatan bantuan sosial kini dikategorikan berbeda dalam ketentuan pidana sehingga tidak selalu tercatat sebagai politik uang dalam statistik tertentu.
“Karena ada tindak pidana politik uang yang dikategorikan misalnya bagi-bagi hadiah dikategorikan tidak sebagai politik uang. Atau penggunaan bantuan sosial sebagai tindak pidana politik uang, itu dibedakan dalam ketentuan pidananya,” ujar Bagja saat menjadi narasumber dalam Sekolah Demokrasi VIII di Universitas Paramadina, Jumat 28 November.
Bagja menilai praktik politik uang di lapangan hampir sama intensitasnya, namun mengalami perubahan modus. Salah satu modus yang menjadi perhatian adalah penggunaan relawan yang tidak tercantum dalam struktur tim kampanye resmi untuk melakukan pembagian uang. Cara ini dinilai menyulitkan pengawasan karena relawan formal tidak selalu terdata sebagai bagian dari tim kampanye.
“Jadi pembagian uang terjadi. Kita tidak bisa menafikan kalau tidak terjadi pembagian uang,” kata Bagja, menekankan bahwa penggunaan relawan sebagai perantara merupakan celah yang harus diwaspadai. (Mun)
-
JABODETABEK14/03/2026 10:30 WIBDishub DKI Hentikan CFD Jakarta saat Libur Lebaran
-
NASIONAL14/03/2026 07:00 WIBKader PKB Syamsul Auliya Ditangkap KPK dalam OTT Proyek Pemkab Cilacap
-
DUNIA14/03/2026 08:00 WIBPentagon Sebut Mojtaba Khamenei Terluka Usai Jadi Pemimpin Iran
-
DUNIA14/03/2026 12:00 WIBCENTCOM Pastikan 6 Awak KC-135 Tewas dalam Kecelakaan
-
NASIONAL14/03/2026 13:00 WIBAhmad Sahroni: Polisi Harus Transparan soal Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
-
NASIONAL14/03/2026 14:00 WIBMenag: Umat Islam Dua Kali Rugi Jika Boikot Produk Pro-Israel
-
NASIONAL14/03/2026 09:00 WIBPRIMA Kecam Keras Dugaan Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS
-
NUSANTARA14/03/2026 08:30 WIBBMKG: Eks-Siklon Nuri Picu Potensi Hujan Lebat di Indonesia

















