POLITIK
Prabowo Tegaskan Tak Ada Perpecahan di Lingkaran Orang Terdekatnya
AKTUALITAS.ID – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto membantah narasi yang beredar di media sosial terkait isu perpecahan di lingkungan orang-orang terdekatnya. Prabowo menegaskan bahwa seluruh jajarannya bekerja secara solid dan kompak demi kepentingan rakyat Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).
“Jangan percaya orang yang terlalu pintar yang ngomong di sosmed menganalisa terjadi sesuatu perpecahan di antara lingkungannya Prabowo. Ah seru. Saya sendiri tertarik, dari mana ini?” kata Prabowo.
Menurut Prabowo, berbagai spekulasi di media sosial tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di internal pemerintah. Ia menegaskan bahwa para pembantunya bekerja dengan satu visi dan tujuan, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Presiden juga menyinggung capaian pemerintahannya selama kurang lebih satu tahun sejak dilantik pada 20 Oktober 2024. Salah satu pencapaian utama yang disorot adalah keberhasilan Indonesia mencapai swasembada beras di tengah tantangan cuaca ekstrem.
“Per 31 Desember 2025 resmi Indonesia mencapai swasembada beras. Di tengah tahun 2024 dan 2025 kita mengalami El Nino dan kekeringan berkepanjangan, tapi kita bisa mengatasinya dan menghasilkan produksi beras tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia,” ujar Prabowo.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga memberikan pesan kepada para siswa Sekolah Rakyat agar tidak merasa rendah diri meski berasal dari keluarga kurang mampu. Ia menekankan bahwa latar belakang ekonomi tidak boleh menjadi penghalang untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Prabowo menyatakan rasa bangganya terhadap para orang tua murid Sekolah Rakyat, apa pun profesi mereka. Menurutnya, setiap pekerjaan yang dilakukan secara jujur dan halal layak mendapatkan penghormatan.
“Saya lebih hormat sama pemulung, saya lebih hormat dengan tukang becak yang kerja dengan keringat daripada mereka yang pintar-pintar tapi mencuri uang rakyat. Saya lebih hormat,” tegasnya.
Presiden berharap Sekolah Rakyat dapat menjadi sarana pemerataan pendidikan dan membuka jalan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara. (Bowo/Mun)
-
DUNIA27/01/2026 15:00 WIBKapal Induk AS Tiba di Timur Tengah, Kemlu Iran: Agresi Washington Akan Berakhir Menyakitkan
-
JABODETABEK27/01/2026 16:00 WIBSoal Penangkapan Pedagang Es Gabus, Anggota TNI-Polri Beri Klarifikasi
-
RAGAM27/01/2026 14:30 WIBWaspada! 14 Wilayah di Indonesia Terancam Gempa Megathrust
-
POLITIK27/01/2026 17:30 WIB9 Nama Disetujui Jadi Anggota Ombudsman 2026-2031, Dalam Rapat Paripurna DPR RI
-
NUSANTARA27/01/2026 18:30 WIBPenyeludupan 70 Ton Daging Beku dari Singapura Berhasil Digagalkan
-
RAGAM27/01/2026 19:00 WIBTom Cruise Kembali ke AS Usai Beberapa Tahun Tinggal di Inggris
-
POLITIK28/01/2026 11:00 WIBDPP Prima: Ambang Batas 0 Persen Wujud Nyata Demokrasi Pancasila
-
NASIONAL27/01/2026 18:00 WIBAwas! Jangan Coba-coba Konsumsi Gas Tertawa “Whip Pink”

















