RAGAM
Cara Mengonsumsi Suplemen Omega-3 untuk Tubuh
AKTUALITAS.ID – Kebutuhan zat gizi tidak bisa sepenuhnya dicukupi dari makanan, maka suplemen omega-3 bisa dikonsumsi untuk menutup kekurangan gizi untuk tubuh kita.
Omega-3 adalah sekelompok asam lemak tak jenuh ganda esensial yang bermanfaat bagi kesehatan secara keseluruhan dan pencegahan penyakit.
Asam lemak yang ditemukan pada ikan ini meliputi Docosahexaenoic Acid (DHA) dan Eicosapentaenoic Acid (EPA).
“Omega-3 EPA dan DHA, yang ada di setiap sel tubuh, memainkan peran penting dalam meningkatkan kesehatan jantung, otak, mata, dan kesehatan prenatal,” kata ahli diet kardiovaskular Michelle Routhenstein, M.S., RD, CDCES sebagaimana dikutip dalam siaran Eating Well.
Suplemen omega-3 yang mengandung EPA dan DHA berasal dari minyak ikan (ikan teri dan sarden), minyak hati ikan kod, minyak krill, atau minyak alga.
Ada beberapa bentuk suplemen omega-3, termasuk trigliserida dan etil ester, yang dapat secara signifikan memengaruhi penyerapannya dalam tubuh.
Misalnya, minyak ikan dan alga secara alami mengandung asam lemak omega-3 dalam bentuk trigliserida yang mudah diserap dan dimanfaatkan oleh tubuh.
Namun, menurut Maggie Moon, M.S., RDN, seorang ahli nutrisi kesehatan otak, beberapa suplemen omega-3 diproses menjadi etil ester, bentuk yang lebih sulit diserap oleh tubuh. Meskipun tidak diserap dengan baik, suplemen ini tetap dapat membantu meningkatkan kadar EPA dan DHA dalam tubuh.
Penting untuk diketahui bahwa tidak ada satu waktu terbaik untuk mengonsumsi suplemen omega-3.
Namun, penting untuk memilih jenis suplemen omega-3 yang sesuai dengan kebutuhan, memastikan mengonsumsinya bersama makanan yang mengandung lemak, dan konsisten dalam mengonsumsinya.
Faktor penting yang memengaruhi penyerapan dan efektivitas semua jenis suplemen omega-3 adalah apakah suplemen tersebut dikonsumsi bersamaan dengan makanan yang mengandung lemak.
Routhenstein mengatakan bahwa lemak membantu penyerapan asam lemak omega-3 ke dalam darah.
Mengonsumsi suplemen omega-3 dengan makanan rendah lemak atau saat perut kosong dapat mengurangi penyerapan omega-3 dan memengaruhi efektivitas suplemen.
Jadi, suplemen omega-3 sebaiknya dikonsumsi bersama makanan sumber lemak seperti alpukat, minyak zaitun, ikan berlemak, keju, kacang-kacangan, atau biji-bijian.
Moon menyampaikan bahwa suplemen omega-3 bisa dikonsumsi pada pagi, siang, atau malam hari bersamaan dengan konsumsi makanan berlemak untuk membantu penyerapannya.
Mengonsumsi suplemen ini pada saat perut kosong, menurut ahli gizi bisa menimbulkan ketidaknyamanan saluran pencernaan.
Routhenstein juga mengemukakan pentingnya konsistensi dan keteraturan konsumsi suplemen dalam upaya untuk meningkatkan kadar asam lemak omega-3 dalam tubuh.
(Purnomo/goeh)

















