DUNIA
Rusia Ancaman Pakai Senjata Nuklir Tanggapi Serangan Rudal Jarak Jauh Ukraina
AKTUALITAS.ID – Rusia mengeluarkan ancaman serius untuk menggunakan senjata nuklir sebagai respons terhadap serangan rudal jarak jauh yang dilancarkan Ukraina, yang menggunakan rudal ATACMS buatan Amerika Serikat. Dalam sebuah pernyataan pada Selasa (19/11/2024), juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyatakan bahwa serangan tersebut bisa memicu penggunaan senjata nuklir oleh Rusia, sesuai dengan doktrin nuklir negara tersebut.
Peskov menjelaskan bahwa doktrin nuklir Rusia memungkinkan penggunaan senjata nuklir jika terjadi serangan dari negara non-nuklir yang didukung oleh negara nuklir, termasuk serangan menggunakan rudal konvensional, drone, atau pesawat. Ia menekankan bahwa doktrin yang baru diperbarui oleh Presiden Vladimir Putin tersebut bertujuan untuk memastikan musuh potensial memahami konsekuensi serius jika Rusia atau sekutunya diserang.
Serangan pertama Ukraina dengan rudal ATACMS ini terjadi setelah Presiden AS Joe Biden memberikan izin kepada Kyiv untuk menggunakan senjata tersebut menyerang fasilitas militer Rusia di wilayah Bryansk. Serangan tersebut berhasil mengenai target, meskipun sebagian besar rudal berhasil ditembak jatuh oleh pertahanan udara Rusia.
Peskov menegaskan bahwa meskipun Rusia tidak ingin menggunakan senjata nuklir, negara tersebut akan mempertimbangkan opsi tersebut sebagai langkah pencegah atau langkah terakhir dalam menghadapi ancaman agresi terhadapnya. Rusia juga memperingatkan bahwa penggunaan rudal jarak jauh ke wilayahnya menandakan eskalasi perang terbuka antara Rusia dan negara-negara Barat. (Damar Ramadhan)
-
POLITIK17/02/2026 06:00 WIBBamsoet Desak Penataan Ulang Sistem Politik untuk Cegah Korup
-
RIAU17/02/2026 16:00 WIBJelang Imlek dan Ramadan, Dishub Bengkalis Siagakan Lima Armada Roro untuk Layani Lonjakan Arus
-
JABODETABEK17/02/2026 13:30 WIBTiga Pencuri Batik Tulis Rp1,3 Miliar di JCC Senayan Ditangkap Polisi
-
NUSANTARA17/02/2026 08:30 WIBPaman dan Bibi di Surabaya Diduga Aniaya Balita
-
NASIONAL17/02/2026 14:00 WIBKPK Minta Lapor Dewas soal Dugaan Penyidik Minta Rp 10 M Kasus RPTKA
-
NASIONAL17/02/2026 13:00 WIBPDIP Tolak Pengiriman Pasukan ke Gaza tanpa PBB
-
NASIONAL17/02/2026 09:00 WIBSekjen Golkar: Revisi UU KPK Bukan Hanya Inisiatif DPR
-
RAGAM17/02/2026 10:30 WIBMengenal Sejarah Imlek dari Masa Soekarno hingga Gus Dur dan Megawati

















